Menjelang Musda Ke-III KNPI, Dualisme KNPI Bener Meriah Sepakat Rekonsiliasi

MutiaraindoTV, Kabupaten Bener Meriah – Aceh. Menjelang akan dilaksanakanya Musyawarah Daerah (Musda) ke III Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bener Meriah pada tanggal 23 Maret 2020 mendatang, dualisme kepengurusan KNPI di daerah tersebut sepakati rekonsiliasi.

Kesepakatan rekonsiliasi kedau pengurus KNPI Bener Meriah, itu disampaikan oleh Tokoh Pemuda Bener Meriah Munawir Arloti yang didampingi Ketua KNPI Bener Meriah Konadi Adhani versi Fhad Arafiq dan Ketua KNPI Bener Meriah Fajar versi Rifai Darus serta beberapa pemuda lainnya, kepada media ini pada hari Senin 02 Maret 2020 kemarin malam di Coffee Konami yang berada di Kampung Tingkem Benyer Kecamatan Bukit.

Munawir Arloti meminta antara KNPI versi Konadi dan KNPI versi Fajar, tidak saling mengedepankan ego dan tidak saling mengungkit permasalahan yang terjadi sebelumnya, agar Musada yang akan diselengarakan nantinya dapat berjalan seperti yang diharapkan.

Setelah bermusyawarah, pihak Konadi dan pihak Fajar juga saling menyepakati terkait teknis Musda serta menerima hasil Musda yang akan dilaksankan, termasuk duduk bersama dengan para kandidat yang akan mencalonkan diri pada musda tersebut.

Selaku panitia Musda Munawir mengatkan, akan membahas teknis termasuk berita acara musda yang harus disepakati oleh kandidat yang akan mecalonkan diri.

“ Artinya siapapun kandidat yang maju dan kalah harus menerima dan tetap akan masuk kedalam organisasi KNPI,” jelas Munawir

Sementara Ketua KNPI Bener Meriah Fajar menghimbau, kepadas eluruh OKP yang terdaftar untuk memperbaharui SK OKP yang saat ini banyak sudah mati dan tidak berlaku lagi.

Ia juga mengaku, membuka pintu terhadap semua OKP yang akan bergabung untuk melaksankan musda dengan mengikuti mekanisme dan aturan yang berlaku sesui dengan AD/ART organisasi KNPI.

” Kita juga sepakat untuk islah untuk bersatu dalam satu kepengurusan KNPI di Bener Meriah, ”tegas Fajar

Sedangkan Ketua KNPI yang dipimpin oleh Konadi Adhani meminta, agar musda yang akan dilaksankan dilakukan secara terbuka dan melibatkan seluruh OKP agar tidak ada lagi pihak – pihak yang merasa di rugikan dalam Musda tersebut.

“ Kita juga berharap dengan adanya partisipatif kawan – kawan dapat membangun emosional yang sipatnya lebih positif untuk kemajuan organisasi agar nantinya KNPI yang lahir pada musda ke III tidak prematur, ”pinta pria yang akrab di sapa Kokon.

Menurutnya, bergabunya kedua belah pihak merupakan hasil petemuan sebelumnya dengan Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi yang meminta agar kedua belah pihak dapat islah dan bergabung dalam satu organisasi KNPI.

Ketua Sapma Pemuda Pancasila Bener Meriah itu menambahkan, rekonsiliasi ini merupakan awal yang baik agar kedepanya KNPI Bener Meriah dapat menjadi wadah pembangkit semangat pemuda pemudi serta OKP, LSM dan Ormas yang berada di Kabupaten Bener Meriah.

Ia juga berharap KNPI dapat berkontribusi untuk membangun, dan memajukan kabupaten Bener Meriah kearah yang lebih baik. (Samsuddin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *