Merusak Jalan Desa Seletreng, Bos Penambang Dituntut Warga

Mutiaraindotv – Situbondo, Warga Dusun Curah Saleh 1 dan 2, Desa Seletreng kecamatan Kapongan kecewa lantaran jalan yang dilalui oleh warga setempat dan sekitar rusak parah, pengguna jalan serta pengendara harus ekstra hati-hati terlebih ketika musim hujan.

Kepala Desa Seletreng Taufik hidayat mengumpulkan Jajaran Polsek Kapongan, Kanit Reskrim Aipda. Taufik Zamzani, Kanit Propos Aipda. Agus Purnomo, Bhabinkabtibmas, Aipda. Seletreng Satriadi, Kanit Sabara Aiptu Mulyadi, Babinsa Serda. Wahid serta ada dua BPD Minto dan Hambali Kepala Dusun Curah Saleh 1 dan 2, Basit, Budi dan Ketua LSM Perkasa yakni Mohammad Sadik.

Dalam rapat tersebut pihak penambang H. Ahmad tidak datang untuk membahas tentang jalan yang digunakan Damtruk  yang memuat urukan dengan kapasitas tonase tinggi. Selain itu digunakan bukan pada kapasitasnya serta tanpa ada waktu tetap beroprasi, sehingga mengganggu warga serta anak-anak.

Menurut anggota BPD, Minto dan Hambali menjelaskan, bahwa pihak penambang diduga ingkar janji pada warga. Setiap damtruk yang memuat urukannya seharusnya diberikan ke kotak amal Rp. 15.000. Namun sekarang menurun menjadi Rp. 5.000.

Tak hanya itu damtruk jika sudah memuat tanah urukan selalu beringingan dan jalan dikerjakan baru diperbaiki diduga ambruk, Asli tapi Palsu (Aspal). Buktinya jalan tersebut sudah rusak total, ucap Minto dan Saleh.

” Harapan kami mewakili warga curah saleh 1 dan 2, jalan segera diperbaiki, penambang memberikan uang kas Desa, setiap satu kali keluar dari lokasi per-damtruk berkomitmen memberikan Rp. 15.000 atau Rp. 10.000. Dan tidak boleh beriringan, jadwal penambang jam 16.00 Wib harus segera ditutup “. Itu saja harapan kami, sambung Anggota BPD Minto dan Saleh.

Sementara Kanit Intelkam, AIPDA Saleh Hidayat, menjelaskan bahwa Kepala Desa Seletreng, agar segera memanggil pihak penambang H. Ahmad. Agar polemik antara penambang dengan warga curah saleh 1 dan 2 cepat selesai. Dan para pihak penambang harus bertanggungjawab atas janji untuk melakukan perbaikan jalan guna keselamatan warga sekitar. (Tim).

http://arisapnaya.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *