Minta Didoakan Agar Batubara Damai, Ir. Zahir Undang Ustadz Maulana Di Batubara

MutiaraindoTV, Kabupaten Batubara – Sumatera Utara. Banyaknya informasi dan berita Hoax yang beredar di media sosial dianggap penting untuk disikapi, apalagi sekarang menjelang perdebatan Pilpres dan Pileg yang akan terlaksana di bulan April 2019 yang akan datang.

Bupati Batubara Ir. Zahir M.AP menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Batubara dan pihak Polres setempat sengaja mengundang Ustadz Maulana itu untuk memberikan pencerahan dan tausiah kedamaian di Kabupaten Batubara.

Melalui kegiatan tabligh akbar itu diharapkan, informasi tentang pemberitaan Hoax menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) yang sudah menular ke penjuru Median Sosial itu dapat dihentikan karena merusak sendi – sendi Demokrasi.

Demikian dikemukakan Bupati Batubara Ir. Zahir M.AP, pada pembukaan acara Takhbiq Akbar yang diselenggarakan ditanah lapang lima Puluh. Jum’at, 22 Februari 2019 siang.

Kegiatan yang bertema, “Kemitraan Polri Dan Masyarakat Dalam Mewujudkan Pemilu 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk”. Bertujuan agar pesta demokrasi pada Pemilu 2019 mendatang, dapat dilaksanakan dengan aman dan kondusif.

Pada kesempatan itu, Ir. Zahir juga mengajak kepada seluruh masyarakat Batubara agar dapat menahan diri dari adu debat di Media Sosial, karena adu debat dan saling hujat itu tidak dapat menyelesaikan masalah pada negeri ini.

“Hindarilah Adu debat dan hujat-menghujat, karena itu bukanlah solusi untuk menyelesaikan masalah dinegeri ini. ”Tegas Zahir.

Buatlah kegiatan yang dapat bermanfaat tidak saja untuk diri sendiri, tetapi juga dapat bermanfaat buat orang lain. Saat ini, kata Politisi Partai PDI Perjuangan itu, masyarakat tidak perlu meladeni berita – berita yang tidak benar yang berkembang di Media Sosial.

Karena informasi – informasi yang beredar itu tidak dapat diketahui kebenarannya, oleh sebab itu, kita tak perlu hujat menghujat karena beda pilihan. Pada kesempatan itu, Ustadz Maulana menyampaikan tausiahnya, dengan mendahulukan bacaan – bacaan shalawat.

Dengan memberikan pencerahan tentang agama, seluruh masyarakat diminta jangan terpecah – belah karena akan merugikan sesama kita.

Selanjutnya, Ustadz kondang itu juga menyampaikan, beberapa potong lagu religius untuk menghibur para undangan, tak ketinggalan sapaan khasnya, Jama’ah- oh jama’ah, Alhamdulillah… (Alaiaro Nduru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *