Miris SMA Negeri 1 Cibitung Berharap Dapat Ruangan Bertingkat, Agar Banjir Tidak Lagi Merusak Fasilitas Sekolah

oleh -6 views

MutiaraindoTV, Kabupaten Bekasi – Jawa Barat. Wilayah Kecamatan Cibitung setiap musim penghujan selalu  banjir, terutama di wilayah Perumahan Villa Mutiara Jaya Desa Wanajaya. Yang selalu jadi sorotan jika musim hujan datang Perumahan Vila Mutiara Jaya, “khususnya yang dekat dengan kali.

Sedang Pasar Rengas dampaknya bukan rumah warga jaya yang kedampak banjir, tetapi sekolah SMA Negeri 1 Cibitung  yang sudah jadi langganan banjir. Selas, 04 Mei 2021.

Saat awak media mengunjugi Sekolah SMA Negeri 1 Cibitung terlihat bekas banjir, bangunan rusak parah dan lantai sekolah retak. Bahkan juga taman sekolah yang indah asri kini bukan indah lagi, tetapi jadi amburadul.

Saat awak media meminta keterangan Humas Nanang, akibat apa sekolah ini jadi rusak. Jawab Humas Nanag akibat  banjir tiap tahun, banjir sebelum ada Pembagunan JalanTol, tahun lalu hanya ketiggian satu meter, setelah ada Pembaguna Jalan Tol jadi meningkat banjirnya sekitaran dua meter. “Ujarnya.

” Banjir akibat Kali Sadang yang tidak bisa menampung debit air jadi meluap dan karna ada Proyek Jalan Tol air jadi bebalik arusnya, karna penyerapan atau drainasenya tidak dapat menapung bayaknya air.

Sehingga arus air bebalik ke Kali Sadang dan sekolah kita, kita sangat lelah setiap tahun kena banjir akibatnya sekolah kotor oleh lumpur dan mobiler sekolah rusak parah, ubin sekolah pada terangkat dan taman yang indah untuk keasrian sekolah rusak. Bahkan paling mengerikan binatang masuk sekolah, yaitu ular kobra untung ada Petugas Damkar yang membatu menagkap.

” Dan kita sayangkan alat alat sekolah rusak seperti  komputer sekolah sebanyak 42 unit terendam banjir jadi rusak jadi anak – anak tidak lagi bisa  belajar, “kerugian sekolah sekitar1,5 milayar.

Untung pada saat bajir usai ada  kepedulian dari Muspida dan Muspika kita datang membantu sekolah,  yaitu Bapak Kapolsek, Bapak  Koramil, Damkar berdatagan membatu membersihakan sekolah kita, itulah rasa perduli mereka. ” saya sangat berterima kasih banyak, “ucapnya.

” Sejauh ini kita sudah usulkan ke Dinas Provinsi atas keluhan dan musibah sekolah kita, yang notabennya tiap tahun kena banjir dan kerusakan sekolah akibat banjir.

“Alhamdulilah pihak Provinsi Jawa Barat merespon dua tahun lalu, menaggapi keluhan kita dan pihak Dinas pendidikan Provinsi Jawa Barat menyarankan agar pihak sekolah mencari tanah yang di bebaskan. Untuk  pemindahan sekolah tersebut, agar tidak lagi tiap tahun terkena banjir dan kerugian.

Dan agar tidak terganggu murid – murid untuk belajar mengali ilmu, ” akan tetapi kita pihak sekolah kesulitan mencari tanah di daerah Cibitung ini. Karna lahan sudah bayak perumahan dan hargan tanah mahal. Kita sudah tanya Desa ada tanah kas Desa, jawab tanah kas Desa sudah dipakai oleh sekolah SMA Negeri 2 Cibitung. “Uajarnya.

” Kita pihak sekolah hanya pasrah, tetapi kalau memang tidak dapat lahan untuk pergantian sekolah otomatis saya berharap pihak Dinaspendidikan Provinsin Jawa Barat. Kalau bisa kita minta sekolah ini di jadika dua lantai atau tiga lantai, agar jika banjir datang tidak merusak pasilitas sekolah.

” Karna jika kita dapat ruangan tiga lantai, otomatis saya akan taru komputer di atas ataupun arsif lainya agar aman tidak kena air saat banjir.

Harapan saja juga kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, agar bisa melebarkan Kali Sadang yang dekat sekolah kita atau normalisasi kali. Agar jika musim hujan banjirnya berkurang atau tidak banjir lagi, kasian anak – anak kita sekolah jadi terganggu dan tidak nayaman dengan sekolah yang rusak akibat banjir.

Dan bahkan juga mobiler nya pada rusak nanti bulan Juli saat sekolah tatap muka 50 persen, dan yang masuk nanti duduk gantian karna mobilernya bayak rusak parah  semoga Pemerintah segera tanggapi keluhan Sekolah SMA Negeri 1 Cibitung sarana anak – anak bangsa menuntut ilmu ini. “Ucapnya. (Mariam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *