Nelayan Batu Bara Terhimbas Dampak Covid-19, Terima Bantuan Sembako

Mutiaraindotv, Batu Bara, Jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah yang jatuh pada tanggal 24.Mei sampai 25 Mei 2020 mendatang,

Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis, SH, MH, bersama Komunitas Sedekah Jum’at (KSJ) beserta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Batu Bara berbagi Sembako kepada Nelayan yang sedang mencari ikan di wilayah laut Tanjung Tiram. Kabupaten Batu Bara. Kamis, 21 Mei 2O2O.

Dengan adanya rasa kepedulian kepada para Nelayan yang terhimbas dampak Covid- 19, Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis, SH, MH, bersama Ketua Komunitas Sedekah Jum’at [KSJ) Batu Bara Rizal Syahreza dan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Budianto, SH. membagikan Bantuan Paket Sembako secara langsung kepada para Nelayan yang sedang melaut di wilayah laut Tanjung Tiram. Kabupaten Batu Bara.

Dalam pelaksanaan kegiatan berbagi Sembako kepada para Nelayan tersebut Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis, SH, MH, mengatakan kegiatan berbagi Sembako ini dilakukan untuk  membangun Ukhuwah Islamiah dan rasa Solidaritas kepada sesama Muslim.Apalagi pada saat jelang Hari Raya Idul Fitri, walaupun tidak ada bentuk pemberian THR kepada para Nelayan. Namun kami tetap berusaha untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita para Nelayan serta memberikan sejumlah Paket Sembako, terang Kapolres.

Senada dengan keterangan Ketua [KSJ] Rizal Syahreza yang mengatakan dalam situasi Pandemi Covid- 19 dipenghujung bulan Suci Ramadhan atau jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah seperti sekarang ini, hanya orang yang membutakan mata dan menutup pintu hatinya. Serta tidak mau berbagi rezekinya dan tega melihat penderitaan saudara-saudara kita yang nasibnya kurang beruntung atau tidak mampu.

Disini kami siap untuk berbagi walau hanya sedikit, tetapi kami memberikan bantuan Paket Sembako ini dengan rasa ketulusan hati yang sesungguhnya, pungkas Ketua KSJ.

Menyambut keterangan dari Kapolres Batu Bara dan Ketua KSJ Abdul Muin yang merupakan seorang Nelayan, mengatakan saya mewakili kawan-kawan Nelayan, merasa sangat bersyukur atas bantuan paket Sembako yang diberikan kepada kami, dalam situasi yang benar-benar sulit seperti saat ini ditengah Pandemi Covid- 19.

Dan juga kondisi dilaut angin sangat kencang, sehingga kami tidak berani melaut untuk mengkais rezeki dengan mencari ikan walau ditengah laut, kami manusia biasa masih memiliki rasa takut dengan terjangan badai. Akibat kondisi dan situasi inilah kami para Nelayan hanya bisa melaut tiga kali dalam seminggu.Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk dapat melihat nasib kami para Nelayan, berikanlah sedikit perhatian kepada kami, tanpa ada tembang pilih didalamnya, apakah karena kami masyarakat kecil dan miskin, ucapnya.

Sehingga kami harus tersingkir dari perhatian Pemerintah Kabupaten Batu Bara yang tercinta ini, apa karena kami tidak memiliki keluarga yang bekerja di Badan Pemerintahan Desa/ Kelurahan dan Badan Pemerintahan lainya. Dan kami harus tersingkir dari perhatian Pemerintah,j unjar Abdul Muin, sembari menahan rasa kesal dan kecewa.(Rizal Hutagaol).

editor ” Agung. H “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *