Oknum Kabid Pada Disdik Aceh Tengah Diduga Lakukan Pungli

MutiaraindoTV, Kabupaten Aceh Tengah – Aceh. Oknum Kepala Bidang Pembinaan Ketenaga Kerjaan (Kabid) di Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tengah, diduga melakukan pemungutan dana untuk jual neli jabatan Kepsek di sejumlah Sekolah tingkat TK, SD dan SMP yang ada di Kabupaten Aceh Tengah. Selasa, 19 Oktober 2021.

Hal itu dikatakan salah satu sumber
yang dapat dipercaya dan yang engan disebut namanya kepada media ini pada Jum’at 15 Oktober 2021, menurut sumber, demi untuk mendapatkan jabatan Kepala Sekolah.

Ada 22 Kepala Sekolah yang menyetor dengan dana berpariasi antara 10 hingga 15 juta kepada oknum Kabid di Dinas Pendidikan Aceh Tengah, dengan cara memberi kwantansi dengan alasan utang piutang.

Dikatannya lagi, selain dugaan terkait jual beli jabatan, ada juga tentang pengambilan gaji kontrak yang terhitung dari bulan januari hingga April 2021 yang mengunakan SK Tahun 2020, sedangkan dalam SK Tahun 2020 banyak guru kontrak yang sudah diangkat menjadi guru P3K dan tidak lagi mendapat gaji kontraknya.

Kabid Pembinaan Ketenagaan pada Dinas Pendidikan Aceh Tengah, Muslim Hakim S.Pd.

Dikatakan sumber, pergantian guru kontrak tidak sesuai dengan prosudur dan admisnistrasi, dan gaji guru kontarak yang telah lulus P3K tidak lagi dibayarkan, serta ditambah para guru yang tidak aktif lagi, seperti hanya yang terjadi di SD Negeri 4 Celala yang jumlah dananya sebesar Rp. 80 juta rupiah dan para guru kontrak yang datanya diganti pada bulan September 2021 yang lalu, jelas sumber kepada awak media ini.

Sementara itu, Kabid Pembinaan Ketenagaan pada Dinas Pendidikan Aceh Tengah, Muslim Hakim S.Pd saat di jumpai awak media ini pada Senin 18 Oktober 2021, di ruang kejanya membantah adanya praktek jual beli jabatan di lingkungan Pendidikan Aceh Tengah. ” Tidak ada praktek jual beli jabatan untuk menjadi Kepala Sekolah  “kata Muskim.

Lebih lanjut menurut Muslim, terkait gaji guru kontrak yang tidak dibayar adalah guru kontrak yang tidak aktif, dan itupun berdasarkan surat keterangan Kepala Sekolah dari masih – masing guru yang tidak aktif.

Sedangkan mekanisme pembayaran tidak lagi melaui Dinas, akan tetapi langsung ke rekening masing – masing guru kontrak. jelas Muslim selakau Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan pada Dinas Pendidikan Aceh Tengah. (Suyadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *