Oknum Kades Sentang Nodai Dan Mencederai Bendera Merah Putih

Bendera Merah Putih ang sudah koyak kusam di biarkan berkibar di Kantor Kepala Desa Sentang, Kecamatan Nibunghangus, Kabupaten Batubara
Bendera Merah Putih ang sudah koyak kusam di biarkan berkibar di Kantor Kepala Desa Sentang, Kecamatan Nibunghangus, Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara.

Mutiara IndoTV, Kabupaten Batubara – Sumatera Utara. Pemerintah Desa Sentang dalam hal ini, oknum Kades berinisial IR diduga bersekongkol dengan jajarannya untuk menodai. Dan Mencederai Bendera Merah Putih dengan membiarkan Bendera Merah Putih yang sudah koyak kusam berkibar di Kantor Kepala Desa Sentang, Kecamatan Nibunghangus (Kecamatan Pemekaran), Kabupaten Batubara.

Telah melanggar ketentuan KUHP pasal. 24c jo 67 dan dapat dipidana maksimal satu tahun dan denda Rp. 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah) Bendera Merah Lutih di temukan oleh Tim Investigasi LSM MITRA, LPPH-RI dan Reporter Mutiaraindotv, serta beberapa media cetak yang hadir menyaksikan kejadian tersebut. Kamis, 28 Juni 2018 sekitar lukul 15’30 WIB didepan Kantor Desa Sentang.

Saat beberapa Tim Investigasi dari LSM MITRA dan LPPH-RI serta Beberapa media cetak dan Reporter MutiaraindoTV, mencoba mengkonfirmasi Kades Melalui telepon seluler 0852616434, Kades tidak mengangkat telepon selulernya.

Kantor Desa Sentang, Kecamatan Nibunghangus (Kecamatan Pemekaran), Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara

Ketika oknum Kades tidak dapat dihubungi lantas Reporter MutiaraindoTV menkonfirmasi Camat Nibunghangus RZ, melalui telepon Camat menjawab iya Pak nanti saya suruh Kades nya menghubungi Bapak.” Ungkapan Camat saat dikonfirmasi terkait penodaan terhadap Bendera Merah Lutih di depan Kantor Desa Sentang.

Beberapa menit kemudian oknum Kades Sentang menghubungi Reporter MutiaraindoTV melalui telepon seluler mengatakan, bahwa dia tidak bisa datang masih di lima puluh, dan Dana Desa masih (DD) belum cair masih permohonan. Namun wartawan menjawab, maaf Pak Kades kami tidak menanyakan Dana Desa (DD) Pak.

Tapi kami tanyakan masalah Bendera Merah Lutih yang berkibar koyak dan rusak di depan Kantor Desa, Kades menjawab besok saja Pak kita jumpa. Berakhirlah sama dengak Pak Kades, lalu Tim Investigasi dari LSM dan wartawan meninggalkan lokasi kantor Desa.

Menurut Ketua LSM MITRA Alaiaro Nduru kepada wartawan mengatakan, kalau hal ini akan saya laporkan kepada pihak Polres Batubara atas dugaan penodaan terhadap Bendera Merah Putih di kantor Kades Sentang, Kecamatan Nibunghangus, kabupaten Batubara.

Agar bisa di proses pidananya sesuai pasal, 24c jo 67 KUHP berbunyi Bendera Merah Lutih yang rusak, robek, kusut, kusam atau luntur. Siapa saja yang melanggar hal tersebut, di kenakan sangsi dan di pidana dengan pidana maksimal satu tahun dan denda maksimal Rp. 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah). Untuk menegakkan aturan ini perlu kita laporkan secara resmi ke Kepolisian Negara Republik Indonesia, “tegas Ketua LSM MITRA kepada wartawan.

Hingga berita ini diturunkan, Kades belum bisa dihubungi dan Tim Investigasi LSM dan beberapa wartawan, bersepakat secepatnya membuat laporan ke Bolres Batubara atas dugaan penodaan Bendera Sang Saka Merah Putih. (An01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *