PAC Partai Gerindra, Cegah Penyebaran Covid-19 Di Kecamatan Pontianak Utara

MutiaraindoTV, Kota Pontianak – Kalimantan Barat. Dalam mencegah dan memutuskan mata rantai Virus Corona atau Covid-19 PAC Partai Gerindra Kecamatan Pontianak Utara, melakukan penyemprotan disinfektan keseluruh Kelurahan di Kecamatan Pontianak Utara, yakni sebagai berikut :

  • Kelurahan Batulayang.
  • Kelurahan Siantan Hilir.
  • Kelurahan Siantan Tengah.
  • Kelurahan Siantan Hulu.

Bertempat di Gang Swadaya 2 RT. 01, 02 dan 03/RW. 08. Saya Iskandar atau yang lebih dikenal dengan nama (Kemek) selaku Ketua PAC Gerindra Kecamatan Pontianak Utara memimpin langsung penyemprotan disinfektan, serta disambut langsung oleh Ketua RW. 08 Supriadi. Minggu, 05 April 20.

Iskandar juga menjelaskan, kegiatan penyemprotan disinfektan ini sengaja dilakukan untuk mencegah wabah yang disebabkan oleh Virus Corona (Covid-19) ini ada di sekitar kita.

Saya berharap masyarakat Kecamatan Pontianak Utara, terutama warga Gang Swadaya 2 agar bisa mematuhi apa yang di perintahkan oleh Pemerintah. Untuk membatasi kegiatan diluar rumah, tetap menjaga kebersihan serta upayakan cuci tangan dahulu sebelum dan sesudah melakukan pekerjaan apa pun. “Ungkapnya.

Ketua PAC Partai Gerindra Pontianak Utara ini mengungkapkan, kalau dari Partai Gerindra bukan hanya memberikan bantuan berupa penyemprotan disinfektan. Tapi berupa sembako, mereka salurkan kepada warga yang layak untuk menerima bantuan tersebut.

Tapi yang diutamakan olah PAC Partai Gerindra Pontianak Utara untuk menyalurkan bantuan tersebut, ke Panti Asuhan yang berada di Pontianak Utara.

Dalam kesempatan yang sama bapak Supriadi selaku Ketua RW. 08 Gang Swadaya 2 Kelurahan Siantan Hulu, juga mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh PAC Partai Gerindra Kecamatan Pontianak Utara.

Yang mana perduli kepada lingkungan di wilayahnya, untuk melakukan penyemprotan disinfektan. Supriadi juga berharap kepada Pemerintah Kota Pontianak, untuk memperhatikan kondisi warganya.

Yang mana rata – rata bekerja sebagai buruh dan berpenghasilan rendah (MBR), karena selama ini dari pemerintah belum ada sentuhan bantuan berupa apa pun dari Pemerintah Kota Pontianak. “Pungkasnya. (Mia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *