Para Aktivis Muda Nusantara Diwakili Jono Dan Sandri, Meminta Pelajaran PMP Diajarkan Kembali

Mutiara IndoTV – Jakarta. Tepat di sebuah lobi Hotel Jakarta Pusat Aktivis Muda pemerhati masyarakat perdalaman dan pengamat pembanggunan, khususnya Provinsi Kalimantan Barat. Mengadakan pertemuan dengan beberapa aktivis – aktivis yang berkumpul di Jakarta, dari perbagai pelosok daerah di Indonesia. Kamis, (12/042018) sekitar pukul 16.00 WIB.

“Jono Darsono H.St Aktivis Muda yang lahir di Provinsi Kalimantan Barat ini, Menerangkan kepada media ini saat dijumpai dalam dilobi Hotel Jakarta Pusat. Pertemuan mereka bersama para aktivis, untuk m enjaga tali silahturahmi sesama. Terus membahas tentang Pendidikan Moral Pancasila (PMP), dalam kehidupan bermasyarakat bagi generasi muda bangsa saat ini.

“Ketiadaannya Pendidikan Moral Pancasila (PMP) diajarkan lagi kesetiap sekolah – Sekolah, menimbulkan hal – hal yang kurang baik terhadap moral dari generasi bangsa ini. Kenapa demikian kata Jono Darsono H.St, contoh kecil yang selalu kita baca,tonton di Tv, berita – berita di media oline.

Serta mensos banyak sekali kejadian – kejadian yang sangat meyayat hati kita, “nah kita semua disini memikirkan bagaimana untuk mencegah ini. Biar tidak semakin bayak generasi penerus bangsa ini yang rusak Pendidikan Moral Pancasilanya, agar tidak semakin banyak korban yang jatuh untuk kepentingan pribadi rerta golongan tertentu. “Tegas Jono Darsono H.St.

Beserta teman – teman berkumpul merasa terpanggil untuk meyelamatkan generasi penerus bangsa ini, agar kesatuan dan persatuan NKRI. Selalu terjaga baik, serata moral – moral ahlak generasi penerus bangsa ini Tidak memakin rusak oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab.

“Sandiri salah satu Tokoh Aktivis Muda kelahiran Ambon Provinsi Maluku juga menambahkan, perlu pemikiran bersama untuk meyelamatkan moral generasi penerus bangsa. Nah dengan demikian kita berharap kembali kepada Pemerintah Pusat, khususnya Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Supayamengadakan kembali pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) di seluruh sekolah dari sabang sampai marauke, inilah harapan kami sebagi Putra – Putri bangsa kita tercinta ini, “Bangsa Indonesia. Bagi kami sebagia putra bangsa kami merasa terpanggil untuk meyelamatkan bangsa kita ini, agar moral masyarakt bangsa kita ini tidak semakin rusak.

Sekalilagi kami sebagia putra bangsa, meminta dan berharap sekali Pendidikan Moral Pancasil (PMP) kembali diadakan. Diajarkan kepada seluruh sekolah di Nusantara (NKRI) tercinta ini, “tegas Sandiri sebagai Aktivis Muda berdarah Ambon Provinsi Maluku. dan Jono Darsono H.St Aktivis Muda dari  Pontianak Provinsi Kalimantan Barat. (Tim/Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *