Patut Diduga Hasil Pekerjaan PT. Torindo Utama Sakti Tidak Sesuai SOP Dan Juknis Jargas

MutiaraindoTV, Kabupaten Musi Rawas – Sumatera Selatan. Berdasarkan Laporan dari Masyarakat dan hasil temuan Gabungan Organisasi Serampang Bersatu (JPKP, Yayasan Pucuk, FPPAN) Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan. Jum’at, 08 Maret 2019.

Sesuai Keputusan Menteri ESDM Republik Indonesia Nomor 2460 K//12/MEM /2017 tentang Perubahan atas Kepmen ESDM No : 3328 K/12/MEM/2015 tentang penugasan Kepada PT. Pertamina, dalam Pengoperasian Jaringan Distribusi Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga yang di bangun oleh Pemerintah untuk rakyat.

Bahwa dalam Pekerjaan Proyek Jaringan Gas Bumi tersebut dikerjakan oleh PT. TORINDO UTAMA SAKTI, selaku pihak ketiga. Sebagai Pelaksana Proyek Pekerjaan Pemasangan Jaringan Gas Bumi (JARGAS) Rumah Tangga dengan Nilai Proyek sebesar kurang lebih Rp. 203 Milyar (Dua Ratus Tiga Milyar).

Adapun Proyek Jarigan Gas Bumi senilai kurang lebih Rp. 203 Milyar dibagi dibeberapa wilayah meliputi, yakni :

  1. Wilayah Lhokseumawe.
  2. Wilayah Palembang.
  3. Wilayah Prabumulih.
  4. Wilayah Kabupaten Musi Rawas yang di pusatkan di Kecamatan Suka Karya dan Kecamatan Tuah Negeri.

Diduga hasil Pekerjaan Proyek Pemasangan Jarigan Gas Bumi Rumah Tangga, tidak sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP) dan Petunjuk Teknis Pekerjaan. Seperti dalam Spesifikasi Tehknik Pekerjaan, diantaranya adalah :

  1. Pekerjaan Pemasangan Perpipaan.
  2. Accecories, yang tidak memasang Papan Plang Proyek.
  3. Tidak adanya Penimbunan Pasir baik sebagai lantai kerja dan penahan bagian atas.
  4. Pipa setebal 10 Cm sebelum dilakukan Penimbunan Tanah.
  5. Kedalaman hanya 10 Cm.

Dalam temuan Tim Media MutiaraindoTV dan Gabungan Organisasi Serampang Bersatu, juga pada pekerjaan galian pipa tidak sesuai dengan Standar Oprasional Pekerjaan. Dimana dilapangan ditemukan banyak menuai pertanyaan atas pekerjaan proyek Jargas oleh PT. TORINDO UTAMA SAKTI, seperti standar sesuai ukuran pipa :

  1. Penimbunan Pipa berdiameter 63 semestinya dalam kedalaman galian 120 Cm, akan tetapi hanya digali kedalaman 40 Cm,
  2. Penimbunan Pipa berdiameter 20 semestinya digali dengan kedalam 40 Cm, akan tetapi hanya digali kedalam 15 Cm.

Sampai saat ini hasil Survey Tim dilapangan dari hasil Pekerjaan Pemasangan Pipa Jaringan Gas Bumi di Kecamatan Suka karya dan Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan, bahwa sistem Galian pemasangan Pipa berdiameter 20 belum selesai 100%.

Dan Infomasi yang diterima Tim dilapangan berdasarkan laporan terbaru masyarakat di Kecamatan Suka Karya bahwa Perusahan PT. TORINDO UTAMA SAKTI sudah meninggalkan pekerjaan yang belum selesai yang di serahkan dengan Perusahan PT lain. (Awi/Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *