Pelaksanaan Ujian Kejar Paket B Dan Paket C Berbasis UNBK

Mutiaraindotv, Musi Rawas – Sumatera Selatan, Keterlambatan Usia dan Kesulitan Ekonomi tidak menyurutkan Niat Warga Masyarakat Kabupaten Musi Rawas untuk menempuh Pendidikan. Mereka yang telah terdaftar tampak antusias mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dalam Program Kejar Paket C. Sebanyak 176 Peserta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dalam Program Kejar Paket C yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dilaksanakan di SMP Negeri Cecar Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas. Jum’at, 12 April 2019.
Kegiatan Pusat Belajar Masyarakat (PKBM), ini yang masih berada di bawah Pengawasan dan Bimbingan dari Dinas Pendidikan Nasional.  Dan untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Kabupaten Musi Rawas,  dilakukan secara serantak yang dikuti di 9 (Sembilan) PKBM yang berada diwilayah Kabupaten Musi Rawas.
Kepala SMP Negeri Cecar Drs.Anhar melalui Waka Kurikulum Dedy Purwadi.SE, menyampaikan bahwa SMP Negeri Cecar selaku tempat untuk memfasilitasi pelaksanaan UNBK Program Kejar Paket B dan Paket C. Semoga dapat dijadikan Barometer meskipun berada di Desa yg jauh dari kota dan kami juga menjalin Kemitraan dengan pihak diluar Lembaga dengan membuka diri dalam MOU dan kami selalu meningkatkan Fasilitas yang ada. Dan Kompetensi SDM yang ada dalam rangka mewujudkan tujuan Pendidikan yg sesuai dengan Visi dan Misi Sekolah.
Johar Arifin S.pd, selaku Ketua PKBM Pertiwi Kecamatan Jayaloka menyampaikan bahwa kami PKBM Pertiwi kecamatan Jayaloka bersama PKBM Harapan Kecamatan Suka Karya selaku Penyelengara Kegiatan. Bahwa Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dalam Program Kejar Paket C yang digelar selama 4 hari yg dimulai dari hari Jum’at tanggal 12 – 15 April 2019. Adapun mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan untuk USBK Kejar Paket B akan digelar pada bulan Mei 2019.
Dan program kejar Paket B dan Paket C merupakan Program yang berkelanjutan, agar kedepan masyarakat dapat berpartisipasi untuk mengikuti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Yang berkelanjutan dan untuk pelaksanaannya melalui Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), dan semoga masyarakat yang putus sekolah, mempunyai Ijazah Kesetaraan. Imbuhnya”.(DM/Prima).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *