Pelaku Pembunuhan Di Selang Cau Ditangkap Dalam Tempo 8 Jam  

MutiaraIndoTV. Com (Bekasi ) – Jajaran kepolisian Polsek Cikarang Barat beserta Unit Reskrim Polres Metro Bekasi berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan di Selang Cau, RT 5/14 Desa Wanasari, Kamis Siang,(15/10).

Pelaku, AP (24) ditangkap oleh jajaran Polsek Cikarang Barat beserta Unit Reskrim Polres Metro Bekasi hanya dalam tempo 8 jam.

AP(24) diketahui merupakan pedagang soto ayam yang juga rekan dekat korban ditangkap ditempat persembunyianya di Dusun Kebondanas Rt.005 Rw.13 Desa Kebondanas Kecamatan Pusaka Jaya Kabupaten Subang pada Jumat 16/10/2020.

” Pelaku adalah salah satu rekan korban juga,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan S.Ik,M.Si.

Dikatakan Kapolres, kejadian ini berawal dari rasa sakit hati pelaku (AP) terhadap korban (AS) yang sering berlaku kasar dan suka merendahkan pelaku dan juga kesal karena korban memiliki hutang kepada pelaku yang tak kunjung dibayarkan melalui penggadaian kendaraan bermotor milik korban sebesar Rp.1.600.000.

Pelaku sempat melarikan diri ke beberapa tempat mulai dari brebes, kuningan dan subang dan pelaku juga sempat ke Tambun Bekasi.

“Sebelum terjadi pembunuhan korban dan pelaku beserta 4 (empat) orang rekanya sempat minum kopi bersama dan bakar bakar ikan, setelah 4 (empat) meninggalkan kontrakan korban (lokasi), Korban dan saksi sempat terjadi cek cok mulut saat pelaku AP menagih hutang kepada korban, lalu pelaku mengambil tongkat T (Tongkat Satpam) dan memukul kepala korban sebanyak 6 kali hingga terjatuh, korban sempat melakukan perlawanan dengan menendang pelaku, saat korban sudah tak berdaya pelaku mengambil pisau dari atas lemari lalu menancapkanya ke dada korban AS sebanyak 2 (dua) kali hingga korban meninggal dunia,”tutup Kapolres.

Pada kasus tersebut, diamankan 1 (satu) unit kendaraan bermotor milik korban, 1 (satu) buah handphone merk Xiaomi, 1 (satu) buah jaket, 1 (satu) buah Tongkat T, 1 (satu) sim card milik korban, 1 (satu) buah kotak handphone Merk Nokia, dan Uang tunai sebesar Rp.800.000,- hasil dari penjualn handphone milik korban sebagai barang bukti.

“Pelaku dikenai pasal 365 Ayat (2) dengan ancaman hukuman 12 (dua belas) tahun dan atau 338 KUH PIDANA ancaman hukuman 15 tahun penjara,” kata Kapolres. Dwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *