Pelaku Pencurian Sepesialis Curanmor Berhasil Diringkus SatresKrim Polres Batu Bara

MutiaraindoTV, Kabupaten Batu Bara – Sumater Utara. Sebanyak sebelas kali menjalankan aksinya, dua pelaku spesialis pencurian sepeda motor diringkus Satreskrim Polres Batu Bara, pada Konferensi Pers Kapolres Batu Bara, AKBP H. Ikhwan Lubis SH., MH didampingi Kasat Reskrim AKP Feri Kusnadi SH. Kamis, 18 Maret 2021.

Kapolres menjelaskan, kedua pelaku kejahatan sepesialis ini berinisial RS (24 Tahun) dan RI (24 Tahun) bersama tinggal didesa Paya Lombang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai. Kedua tersangka ini cukup liat dalam melakukan oprasinya, “bahwa kedua pelaku ini sudah melakukan aksinya sebanyak sebelas kali mencuri sepedah motor.

Di lokasi yang berbeda kedua pelaku melalukan aksinya di Kabupaten Batu Bara 8 (Delapan) kali di IndrapuraKota dan di Kecamatan Medang Deras ada 2 (Dua) kali begitu pula Serdang Bedagai 1 kali, “bahwa Pelaku ini bukan penduduk atau masyarakat Kabupaten Batu Bara akan tapi penduduk Tebing, Tinggi ” Jelas AKBP H. Ikhwan Lubis SH., MH di Mapolres Batu Bara .

Kapolres memaparkan lanjut, “bahwa kasus ini masih dalam pengembangan. Sedikitnya 2 (Dua) unit sepedah motor berhasil diamankan dari tangan kedua tersangka. Secara terperinci Kapolres mengungkapkan kronologis kegiatan kejahatan mereka spesialis curanmor, mereka setiapnkali melakukan aksinya pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB seringnya dilokasi hiburan malam.

Dan lebih parahnya lagi dua tersangka ini menjual hasil curiannya melalui media sosial Facebook pribadinya, ” kata Ikhwan Lubis SH., MH.

Dengan kerja keras anggotanya Kapolres Batu Bara mengapresiasi khususnya Satreskrim Polres Batu Bara juga para personil Polsek Indrapura yang telah mengungkap kasus ini, harapan Kapolres kepada masyarakat hendaknya terus berhati – hati.

Selalu waspada jangan sembrono meletakkan sepeda motornya titipkan ketempat yang aman, apa lagi kalau saat kita undangan pesta pastikan sepeda motor kita benar – benar aman. Dengan mengunci ganda kendaraan kita sebab kejahatan itu timbul karena ada kesempatan bagi pelaku untuk melakukannya, “imbuh Kapolres Batu Bara.

Dari hasil kejahatanya Kedua tersangka mengaku bahwa menjual sepeda motor tersebut dengan harga Rp 2.000.000,- per unit, dari hasil penjualan uang tetsebut digunakan untuk kebutuhan sehari – hari mereka dan selebihnya untuk dipoya poyakan (Bersenang – senang) untuk sementara kedua tersangka masih terus dimintai keterangannya, guna pengembangan kasus sama yang belum terungkap. (Gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *