Pembatalan Sepihak Oleh Pengurus Saksi Pilpres Nomor Urut 2, Buat Calon Saksi Kecewa Berat Tanpa Adanya Alasan Yang Jelas

MutiaraindoTV, Kabupaten Bekasi – Jawa Barat. Kekecewaan yang dirasakan beberapa orang calon saksi untuk salah satu pasangan Capres (Calon Presiden) dan Cawapres (Calon Wakil Presiden) Nomor Urut 2 di Perumahan Papan Mas Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Dikarenakan dibatalkan secara sepihak tanpa di beri alasan atau penjelasan apapun menjelang satu hari pencoblosan Pemilu Tahun 2024.

Sebelumnya para calon saksi dari salah pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 2, diminta mengirimkan foto E-KTP untuk proses data saksi Pilpres Tahun 2024 agar dapat menjadi saksi di TPS yang ada di Perumahan Papan Mas Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Salah satu calon saksi pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 2 yang tidak mau menyebutkan namanya memberikan keterangan kepada awak media MutiaraindoTV mengatakan, “seminggu sebelum pelaksanan hari penconlon Pilpres Tahun 2024. Kami mendaftar diri untuk jadi saksi salah satu pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 2, serta diminta untuk mengirimkan foto E-KTP sebagai syarat pendaftaran untuk menjadi saksi di pada Pemilihan Presiden (Pilpres) Pemilu Umum Tahun 2024 melalui pesan singkat WhatsApp kepada Pengurus Pendaftaran yang bernama Rizal.

Sebagaimana diketahui Pemilihan Umum Tahun 2024 yang diselenggarakan pada hari Rabu 14 Februari 2024 tidak terlepas dari seorang anggota saksi baik itu saksi Partai Politik (Parpol) ataupun Saksi Calon Presiden (Capres) dan Wakil Presiden (Capwapres), beberapa calon saksi dari salah satu pasangan Capres dan Cawapres setelah mendaftar, kami menunggu arahan perihal bagaimana tugas dan tanggung jawab saksi Capres dan Cawapres.

Namun setelah melewati masa tenang kampanye kami, para calon anggota saksi belum juga diberikan arahan menjelang hari pencoblosan, pada hari Selasa 13 Februari 2024 salah calon saksi menanyakan kesalah seorang pengurus yang bernama Rizal melalui pesan singkat WhatsApp bagaimana kelanjutan saya sebagai saksi Capres dan Cawapres, kemudian pengurus yang bernama Rizal menjawab agar menunggu konfirmasi sampai jam 1 WIB pagi Kamis 14 Februari 2024.

Di Group WhatsApp Tahapan Pembentukan KPPS/Pemilu 2024, yang terdiri lebih dari 100 orang anggota Group WhatsApp menanyakan kembali setelah jam 1 pagi dini hari. Kemudian salah seorang pengurus yang bernama Rizal menyatakan bahwa dana untuk menjadi saksi tidak turun atau tidak cair, sehingga saksi untuk Capres dan Cawapres dibatalkan.

Atas pernyataan saudara Rizal tersebut sejumlah orang calon saksi Capres dan Cawapres sangat – sangat kecewa sekali, karena setelah menunggu waktu satu minggu lamanya dibatalkan begitu saja. Bahkan mereka ada yang khawatir kalau data yang kirim melalui pesan singkat chat WhatsApp takut disalah gunakan oleh pihak – pihak yang tidak bertanggungjawab.

Diketahui penyalahgunaan data pribadi dapat dijerat Pasal 67 ayat (1) Undang – Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), bahwa setiap orang yang dengan sengaja dan melawan hukum memperoleh atau mengumpulkan data pribadi yang bukan miliknya dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain yang dapat mengakibatkan kerugian subjek data pribadi dipidana penjara paling lama 5 Tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp. 5 miliar. Sampai berita ini ditayangkan belum juga ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak pengurus saksi Capres & Cawapres, yaitu : saudara Arfan dan Rizall. (Redaksi)

Check Also

Cegah Kejahatan Jelang Lebaran Polres Situbondo Intens Patroli Kawasan Toko Emas,

Mutiaraindotv.com, SITUBONDO, JAWA TIMUR – Polres Situbondo Polda Jatim mengambil langkah proaktif dengan mengintensifkan patroli …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *