Pembongkaran Bangunan Pendopo Bupati Situbondo Masih Berpolemik, Balai Pelestari Cagar Budaya Bingung

oleh -240 views

 

Mutiaraindotv.com (SITUBONDO)- Paska, Tim Balai Pelestari Cagar Budaya Provinsi Jawa Timur ke lokasi bangunan Obyek Diduga Cagar Budaya di belakang Pendopo Bupati Situbondo, pada hari Rabu 17 Nopember 2021, ternyata belum menghasilkan apa – apa.

Kepala Balai Pelestari Cagar Budaya Provinsi Jawa Timur, Zakariya saat dikonfirmasi lewat telepon selurernya mengatakan, bahwa tim ketika turun untuk melihat fakta keadaan bangunan yang ada di belakang Pendopo Bupati Situbondo yang diduga obyek cagar budaya ternyata sudah dibongkar dan rata jadi tanah tanpa ada bekas apapun.

” Sehingga tim tidak bisa melihat bangunan tersebut baru atau kuno atau termasuk bangunan induk yang saat ini sudah teregistrasi,” Kata Zakariya.

Lebih lanjut Zakariya mengatakan, dengan fakta yang kita lihat, Tim dari Provinsi belum bisa menyimpulkan apa apa.

” Untuk mengetahui secara detail pihak Pemkab harus mendatangkan Tim Ahli,” Kata Zakariya.

Bahwa ketika Tim investigasi ke lokasi ternyata bangunan yang ada disana ternyata bukan hanya pendopo saja, sedangkan yang didata oleh pemkab itu hanya tertulis pendopo saja, yang masuk di catatan register sebagai ODCB artinya tidak ada rincian secara detail.

” Kalau ingin tahu secara detail tanyakan saja kepada dinas yang mendata pada waktu itu, kenapa bangunan obyek diduga Cagar Budaya tidak didata semua,”Kata Zakariya

Lebih rinci, Zakariya menjelaskan Ketika ditanya lebih jauh terkait di Pendopo Bupati ada bangunan kuno yang diduga termasuk bangunan induk Pendopo, yang saat ini sudah dibongkar jadi tanah, apakah termasuk yang teregistrasi, justru Zakaria tidak menjawab, malah meminta wartawan mutiaraindotv. com, untuk menanyakan langsung kepada Pemkab Situbondo, kenapa tidak dimasukkan semua justru yang tertulis di register hanya pendopo saja, Terangnya.

Seharusnya yang didata bukan hanya pendopo saja, kalau itu betul bangunan yang dibongkar merupakan bangunan kuno lebih dari 50 tahun dan mengandung sejarah seharusnya didata semuanya bukan hanya pendopo saja, karena Pendopo Bupati situbondo juga banyak bangunan baru, jelas Zakariya.

Zakariya juga menegaskan ketika bangunan tersebut dibangun bersamaan dengan bangunan induk atau pendopo maka bangunan tersebut termasuk didalamnya atau ODCB yang sudah terinventarisasi, agar lebih jelasnya bangunan yang sudah dibongkar itu masuk atau tidaknya ODCB, itu tim ahli yang bisa menentukan, baik tim ahli dari Kabupaten, provinsi maupun tim ahli nasional, Tegas Zakariya.

Artinya kita tidak bisa menyatakan bangunan yang sudah dibongkar itu termasuk Cagar budaya atau bukan, saya tidak tahu karena saya tidak pernah melihat bangunan tersebut ketika masih utuh seperti apa, apakah bangunan yang sudah dibongkar tersebut bersamaan dengan bangunan induk saya juga tidak tahu dan belum melihatnya, karena ketika tim ahli Cagar budaya Jawa Timur investigasi ke lokasi, bangunannya sudah hancur dengan tanah, Pungkasnya.(SY).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.