Pemda Bener Meriah Secepatnya Akan Santuni 2100 Anak Yatim – Piatu

Kabag Kesra Kabupaten Bener Meriah, Alamanar SE.
Kabag Kesra Kabupaten Bener Meriah, Alamanar SE.

MutiaraindoTV, Kabupaten Bener Meriah – Aceh. Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Bener Meriah kembali akan santuni 2100 Anak Yatim – Piatu, yang tersebar di 10 Kecamatan se-Kabupaten Bener Meriah.

Namun untuk Tahun 2019 program santunan Anak Yatim – Piatu tersebut, tidak lagi direalisasikan melalui Dinas Syariat Islam. Akan tetapi melalui Bagian Kemasyarakatan (Kesra) yang berkerjasama dengan Dinas Keuangan, kata Kabag Kesra Bener Meriah Alamanar SE saat di konfirmasi Wartawan Media MutiaraindoTV diruang kerjanya. Jum’at, 17 Mei 2019.

Menurut Kabag Kesra itu, besaran yang akan disalurkan pada masing – masing Anak Yatim – Piatu tersebut. Sama seperti Tahun 2018, yaitu Rp. 500.000.00 (Lima ratus ribu rupiah) perorangnya.

” Masing – masing penerima akan menerima Rp. 500.000.00 ribu, namun untuk Tahun ini tidak lagi dipotong pajaknya. “,Jelasnya.

Terkait waktu realisasinya, Alamanar SE mengatakan, sejauh ini pihaknya sedang melakukan perekapan nama – nama calon penerima sembari menunggu Bupati Tgk. H. Sarkawi pulang dari dinas luar.

” Terkait waktu dan jadwal penyerahan secara simbolis, kami akan koordinasikan dulu dengan Pak Bupati mengenai tempat dan waktunya. “Terangnya.

Alamanar SE menambahkan, namun kita yakin pada minggu ketiga Bulan Suci Ramadan sudah mulai direalisasikan penyerahan santunan tersebut.

Dia berharap, santunan ini nantinya berjalan sesuai dengan diharapkan tanpa adanya probelema yang dapat mencoret nama baik daerah.

” Semoga dalam realisasinya tidak ada yang menyimpang dari ketentuan yang telah ditetapkan. Sesuai peraturan yang berlaku, karena kita tidak mau niat baik pemerintah dinodai dengan hal – hal yang melangar ketentuan. “Harap Almanar SE.

Pada kesempatan itu dia juga menyebutkan, menyangkut dengan data calon penerima santunan pihaknya berkoordinasi dengan pihak Kecamatan dan juga Imam Kampung. “Ungkapnya seraya menambahkan untuk usia calon penerima maksimal 16 tahun. (Samsudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *