Pemkab Mura Menganggarkan 133,7 Milyar, Namun Baru Terealisasi 4.5 Milyar

Mutiaraindotv, Muara Beliti – Musi Rawas, Ketua Unit Logistik Gugus Tugas Covid- 19, H. Aidil Rusman menjelaskan, bahwa Anggaran keseluruhan yang dialokasikan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, untuk Dana Penanganan Covid- 19 totalnya mencapai Rp. 133, 7 Milyar. Jum’at, 22 Mei 2020.

Hanya saja, hingga saat ini baru Terealisasi sebesar Rp. 4,5 Milyar yang sudah mencakup 3 (tiga) Intruksi Presiden RI, yakni :

  1. Penangan Kesehatan,
  2. PenanganJaringan Sosial dan
  3. Penanganan Dampak Ekonomi.
Dikatakan Ketua Unit Logistik Gugus Tugas Covid- 19, H. Aidil Rusman,  adalah Rincian dalam Penggunaan Anggaran Dana Covid- 19 sebesar Rp. 4,5 Milyar tersebut, yakni berupa Belanja Tak Terduga seperti :
  1. Untuk Bidang Kesehatan sebesar Rp. 2,02 Milyar, yaitu untuk Pembelian Alat Kesehatan mulai dari Alat Pelindung Diri (APD) dan sebagainya,
  2. Untuk Dinas Sosial (Dinsos) sebesar Rp. 2 Milyar, yaitu Membangun Jaringan Sosial dan Penanganan dampak Ekonomi dengan Penyaluran Bantuan Sosial di tahap pertama untuk 19.900 Kepala Keluarga (KK).
  3. Untuk Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) sebesar Rp. 200 juta, yaitu digunakan untuk kegiatan Penyemprotan Disinfektan di 14 Kecamatan.

” Hal ini sudah dilakukan dua putaran, kemudian untuk Operasional Posko dan Petugas BPBD ”, kata Aidil Rusman.

Ditambahkannya, sedangkan sisanya sebesar Rp. 280 juta diperuntukan untuk 14 Kecamatan dalam Kabupaten Musi Rawas, yang juga digunakan untuk Pencegahan Dini dalam Penanggulangan Covid- 19.Dari Anggaran tersebut, untuk tahap/putaran kedua Pemkab Mura telah menyiapkan Anggaran sebesar Rp. 87,16 Milyar yang nantinya akan digunakan untuk Bansos, yaitu :

  1. Untuk Pembelian Alat – alat Kesehatan,
  2. Pengadaan Alat Radiologi,
  3. Biaya Operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sobirin,
  4. Menyiapkan Rumah Sakit Muara Beliti untuk dijadikan sebagai Fasilitas Darurat untuk Ruang Isolasi,
  5. Penyiapan Ventilor Ruang Isolasi dan Tempat Tidur, dan
  6. Penyiapan tempat Karantina di Wisma Silampari dan Hotel Cozy untuk warga yang berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP), baik Biaya Hotel, Biaya Makan dan Vitamin untuk orang di Karantina.

Sedangkan untuk tahap ketiga Lanjut Asisten Ketua Unit Logistik, Pemkab Mura juga sudah menyiapkan Anggaran sebesar Rp. 41,7 Milyar untuk Belanja tidak Terduga yang dicadangkan. Namun Penggunaannya masih melihat Perkembangan dari wabah Covid- 19 di Kabupaten Mura. Baik itu untuk Bidang Kesehatan, Jejaring Sosial dan juga Dampak Ekonomi.

“ Selain itu, kalau Pemerintah Pusat menggratiskan Tagihan PLN, Pemkab Mura juga mengambil kebijakan untuk Penggratisan Tagihan PAM selama tiga bulan yaitu dari bulan April, Mei dan Juni untuk 32.323 Sambungan Rumah (SR), dengan Kategori Rumah yang tidak mampu “.

Dimana Tagihan tersebut ditalangi atau ditutupi oleh Pemerintah Kabupaten Musi Rawas yang dibebankan dalam Dana Penanganan Covid- 19, ungkapnya.

Tak hanya itu saja, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas juga memberikan Informasi terkait dengan Penanganan Covid- 19 terutama untuk Pemberian Bantuan kepada  Masyarakat, baik untuk Bansos maupun Penyediaan Alat Pelidung Diri bagi Kesehatan dan lain – lain, ungkapnya. (Rilis Pemkab/021 Mitv).

editor ” Awi “.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *