PEMKAB SITUBONDO MASIH EVALUASI BUKA DESTINASI WISATA

MutiaraindoTV.com (SITUBONDO) – Hasil Asesmen dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yang juga sudah di Publish oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansah bahwa saat ini Kabupaten Situbondo sudah masuk ke level II, hal ini menjadi catatan yang baik bagi kita, masyarakat, maupun Satgas covid 19 Situbondo, bahwa sejak PPKM darurat diberlakukan sampai dengan saat ini, sudah banyak yang kita kerjakan, termasuk masyarakat yang sudah mulai sadar tentang pentingnya protokol kesehatan civid 19, Ungkap Humas Covid 19 Kabupaten Situbondo, Dadang A. Bintoro.

Lebih lanjut, Dadang A. Bintoro mengatakan Walaupun Kabupaten Situbondo, sudah masuk level II dan pandemi covid 19 terus menurun, tetapi kita tidak boleh terlena, dan tetap terus berusaha untuk bisa mencapai level I, dan kita berharap kepada masyarakat Kabupaten Situbondo harus tetap disiplin Protokol Kesehatan Covid 19 yang sudah diatur oleh Pemerintah, Ungkapnya

Selanjutnya, Dadang A. Bintoro mengatakan walaupun pandemi Covid 19 di Kabupaten Situbondo sudah mengalami penurunan yang sangat drastis, untuk pemberlakuan PPKM di Kabupaten Situbondo, saat ini kita akan melakukan pengurangan pembatasan pembatasan sesuai dengan ketentuan level II, namun Satgas Covid 19 Situbondo tetap akan terus gencar melakukan vaksinasi secara menyeluruh kepada masyarakat, baik itu di kota, pesantren dan pelosok desa, sehingga dengan begitu masyarakat situbondo tubuhnya akan lebih sehat dan imunnya bertambah kuat, sehingga kalau serangan virus Covid 19 bisa terlindungi, Terang Dadang A. Bintoro.

Sedangkan untuk masalah pembukaan Destinasi wisata di kabupaten Situbobdo, saat ini satgas Covid 19, masih mengkaji dan mengevaluasi untuk uji coba pembukaan kawasan wisata yang ada di Kabupaten Situbondo, mudah mudahan dari hasil rapat nanti, semua kawasan wisata yang ada ini sudah bisa mulai beraktifitas kembali, Pungkas Dadang A. Bintoro.(SR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *