Penerima Program Keluarga Harapan Diduga Tidak Tepat Sasaran, Ada Yang Punya Mobil Dan Banyak Kebun

MutiaraindoTV, Kabupaten Kubu Raya – Kalimantan Barat. Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Kubu Raya, khususnya di Kecamatan Sungai Kakap diduga belum tepat sasaran. Warga yang sangat membutuhkan tidak menerima, sedangkan warga sejahtera justru kebagian santunan.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Tanjung Saleh SY. Muksin. Al Hinduan dan sejumlah masyarakat hal tersebut disampaikan saat kegiatan Musrembangdes, di Desa Tanjung Saleh, mereka menyayangkan data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) banyak yang tidak falid.

Ia mengatakan, informasi yang didapatkannya data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) pendataan bukan dilakukan oleh Kepala Desa. Melainkan menggunakan data yang sudah lama.

“Sebelum saya menjabat kepala Desa, padahal yang lebih tahu di Desa berapa banyak orang yang kategori miskin itukan kepala Desa dan RT nya Yang mengetahui kondisi warganya. Kami yang ada di Desa, tapi ini datanya bukan diambil dari pihak Desa, “sesalnya.

Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) ini buka data dari pemerintahan Desa, melainkan data BLT. Yaitu Bantuan Lansung Tunai Dari Tahun 2011, jamannya SBY jadi Presiden. Di saat itu masalah bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), kami dari pemerintahan Desa sama sekali tidak tahu dari mana data itu. “Ucapnya.

Senada juga disampaikan oleh Camat Sungai Kakap Tugion SE usai membuka Musrembangdes di Desa Tanjung Saleh pada hari Kamis 31 Januari 2019 kemarin, dia mengatakan, bahwa di beberapa Desa di Kecamtan Sungai Kakap penerima Program Keluarga Harapan (PKH) tidak tepat sasaran.

Pasalnya orang yang benar – benar membutuhkan justru tidak mendapatkannya, malah sebaliknya orang yang mempunyai mobil, kebun yang mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH). Tugiono Camat Sungai Kakap mencontohkan salah warga Desa Punggur, lebih parahnya lagi Program Keluarga Harapan (PKH) ini rawan di manfatkan oleh oknum untuk mencari kesempatan menjadi calo.

Dan menurut informasi ada dua Desa di Kecamatan Sungai Kakap, diantaranya Desa Sepok Luat dan Desa Tanjung Saleh. Ada dugaan oknum yang menjadi calo, saat warga mencairkan dana Program Keluarga Harapan (PKH) dengan tarif yang berpariasi. “Ucapnya.

“lebih lanjut Tugiono SE Camat Sungai Kakap mengatakan, di wilayah kami itu banyak orang miskin tak dapat. Tapi orang kaya ada yang mendapatkannya, “ucap Tugiono di hadapan warga dalam acara Musrembangdes di Desa Tanjung Saleh Tigino. Camat Sungai Kakap meminta kepada yang diduga oknum calo, untuk tidak memanfaat kesempatan ini, “Tegasnya. (Nurdin/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *