Peras Pengusaha Rongsok, 5 Oknum Mengaku Wartawan

Mutiara IndoTV. Kabupaten Lamongan – Jawa Timur. Memo enam orang kawanan Pelaku tindak pidana pemerasan dibekuk tim opsnal Satreskrim Polres Lamongan, Mereka beraksi di jalan raya Desa Kecamatan Matup, Kabupaten Lamongan, Rabu, (24/01/2/18) sekitar pukul 23.00 WIB.

Korbannya, adalah H. AN (38) pengusaha barang bekas (rosok) warga Jalan Imam Bonjol Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk  Kabupaten Nganjuk. Mereka adalah SA (40), warga Gundi nomor 21 Surabaya, IS (48) warga Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Surabaya, M KWA (28) warga Desa Gundal, Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang.

Ketiganya mengaku sebagai, “wartawan”.
Pelaku lain yang diamankan adalah MO J (30) warga Kelurahan Babatan, Kecamatan Dupak, Gresik, SLA (35) Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember, dan SAF (45) warga jalan Wibisana Denpasar Bali.

Peristiwa bermula ketika Korban mengangkut barang bekas, berupa potongan sebuah truk yang sudah rusak milik warga Desa Mantup yang ada di lahan galian desa setempat. Pelaku mendatangi Morban, dan mengaku sebagai pemilik lahan galian. Mereka juga mengancam akan mendatangkan polisi, para Pelaku juga memninta uang sebesar Rp 50 juta.

Namun Korban merasa tidak mampu, setelah terjadi perundingan. “Akhirnya Korban menyerahkan uang sebesar Rp 12,5 juta kepada Pelaku, merasa menjadi Korban pemerasan. Korban memutuskan untuk melapor ke Polres Lamongan.

“Para Pelaku meminta dengan cara memaksa kepada Korban, untuk memberikan sejumlah uang dan menakut – nakuti. Dengan cara membawa anggota Polisi sebagai ganti parkir di lahan galian,” ujar Kasubbag Humas Polres Lamongan AKP Suwart.

Petugas langsung mendatangi lokasi kejadian, dan mengamankan para Lelaku tanpa perlawanan. “Barang bukti berupa satu unit sebuat senjata api mainan jenis Revolver, satu unit HT, dan tiga buah Kartu Pres serta uang tunai dua belas juta lima ratusa rupiah. Saat itu juga Pelaku diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tandasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Lelaku langsung digelandang ke Mapolres Lamongan. Untuk dilakukan pemeriksaan penyidikan dan penyelidikan proses selanjutnya, “para Lelaku jelas melanggar pasal 368 KHUP tentang pemerasan,” tegas Suwarta. (Spt/Riz)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *