Peresmian PT. Kalbio Global Medika oleh Presiden Jokowi

Presiden Jokowi Dalam Acara Peresmian PT. Kalbio Global Medika Di Kawasan Industri Delta Silikon Cikarang

 

Peresmian PT. Kalbio Global Medika oleh Presiden Jokowi

Mutiaraindotv.com, Bekasi-Cikarang Pusat – Presiden RI Joko Widodo atau yang biasa disebut dengan Jokowi, Pada hari ini Selasa (27/2/2018) meresmikan Pabrik bahan baku obat dan produk biologi di Kawasan Industri Delta Silikon 3, Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi.

Presiden tiba sekitar 08.40 Wib didampingi oleh Menteri Kesehatan, dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, Kepala BPOM, Penny K. Lukito serta Presdir PT. Kalbe Farma Tbk, Vidjongtius.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi, mengaku gembira  karena ada 3 aspek sekaligus dalam peresmian pabrik ini, yakni investasi, inovasi teknologi, dan kesehatan.

 

“Hari ini saya senang sekali, pabrik yang sudah dibangun 3 tahun yang lalu ini, sudah bisa diresmikan dan sudah siap beroperasi,” kata Jokowi.

Selain aspek pertama yaitu investasi, aspek kedua, dalam hal ini, Jokowi juga melihat adanya inovasi teknologi dalam pabrik ini.

“ Pabrik obat ini sudah tidak lagi menggunakan bahan baku kimia, tetapi bahan baku bio teknologi dan ini satu lompatan keatas sehingga kita tidak ditinggal negara lain,” kata Jokowi.

 

Aspek ketiga, yakni di bidang kesehatan, bahwa pabrik ini menjadi salah satu fasilitas yang bisa membantu pemerintah melakukan investasi peningkatan di bidang sumber daya manusia (SDM).

“Kesehatan merupakan prioritas utama dalam pembangunan SDM,” kata Jokowi.

Usai peresmian, Presiden Jokowi langsung meninjau pabrik yang dimiliki oleh PT. Kalbio Global Medika (KGM) yang merupakan anak perusahaan dari PT. Kalbe Farma Tbk ini.

Dalam keterangan persnya, Presdir PT. Kalbe Farma Tbk, Vidjongtius, mengatakan bahwa pabrik bahan baku obat dan produk biologi ini telah mendapatkan sertifikat Cara Pembuatan Bahan Baku Aktif Obat Yang Baik (CPPBAOB) dan sertifikat Cara Pembuatan Obat Yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM).

“ Peresmian pabrik bahan baku obat dan produk biologi ini merupakan bentuk komitmen Kalbe untuk mengambil inisiatif dan mendorong terciptanya industri farmasi yang terintegrasi, khususnya dalam hal kemandirian bahan baku obat, penguasaan teknologi serta peningkatan ekspor,” ucapnya.

Lebih lanjut, Vidjongtius berharap Kalbe yang merupakan induk usaha KGM dapat memberikan kontribusi lebih bagi ketersediaan obat dan  produk kesehatan yang bermutu demi meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.

PT. KGM, masih Vidjongtius, akan memproduksi Erythropoietin (EPO) yakni obat yang sangat dibutuhkan dalam pengobatan cuci darah dan kanker. Selain EPO, PT. KGM akan memproduksi Granulucyte Colony Stimulating Facktor (GCSF) yang merupakan obat untuk meningkatkan produksi granulosit serta akan memproduksi produk dengan molukel baru yaitu Efepoietin ( Long Acting EPO) yang berfungsi untuk menstimulasi pembentukan sel darah merah.

“Selanjutnya PT. KGM direncanakan akan memproduksi Insulin dan beberapa produk MAb (Monoklonal Antibodi) untuk pengobatan kanker,” jelasnya.

Lebih rinci, Vidjongtius menjelaskan, dalam mengoperasikan pabrik bahan baku obat dan produk biologi ini, Kalbe juga mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten di bidang teknologi dan rekayasa genetika yang dibutuhkan, untuk mengembangkan dan memproduksi produk biologi dengan bekerja sama dengan pihak I3L ( Indonesia Internasional Institute For Live Science).

“ Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Kalbe dalam mengembangkan SDM Indonesia untuk menjadikan lebih kompeten di bidang kesehatan,” pungkasnya. (Bam).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *