BerandaBerita TerbaruPI Dukung APH Bongkar Mafia Pupuk di Bondowoso

PI Dukung APH Bongkar Mafia Pupuk di Bondowoso

Mutiaraindotv.com, BONDOWOSO,  JAWA TIMUR-Presiden Sales Region 4A Pupuk Indonesia (PI), Iyan Fajri mendukung Aparat Penegak Hukum (APH) untuk membongkar sindikat mafia pupuk bersubsidi. Pasalnya, akibat ulahnya pupuk menjadi langka dan yang menjadi korban adalah petani.

Ungkapan tersebut disampaikan Iyan, sapaannya usai melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Penyaluran Pupuk Bersubsidi Kabupaten Bondowoso di Ijen View, Kamis 22/9. Hadir seluruh Distributor Pupuk dan Perwakilan KP3.

Rakor ini digelar setelah Pansus Pupuk Bersubsidi melakukan Sidak ke sejumlah Gudang milik Distributor. Dalam Sidak yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD H. Ahmad Dhafir, banyak menemukan kejanggalan.

“Kami hanya bertugas memenuhi kebutuhan pupuk, termasuk yang disubsidi oleh pemerintah yang dibutuhkan petani. Kalau dalam proses penjualan ada indikasi pelanggaran, silahkan APH melakukan penyelidikan,” kata Iyan pada sejumlah wartawan.

Ketika dikonfirmasi, harga pupuk bersubsidi dibandrol Rp 500 hingga Rp 600 ribu/kwintal oleh Kios Pupuk, Iyan mengatakan itu pelanggaran. Kalau ada pelanggaran seperti itu, Kios tersebut bisa dicabut izinnya dan APH bisa ‘masuk’.

Setiap pembelian pupuk bersubsidi, lanjutnya, Kios Pupuk harus memberikan kwitansi pembelian sebagai laporan pada Distributornya. Dan dalam kwitansi tersebut wajib ditulis harganya.

Untuk diketahui, setelah Pansus Pupuk Bersubsidi melakukan Sidak banyak dugaan temuan pelanggaran. Sehingga Pansus menduga, ada kejahatan terstrurtur dalam penyaluran Pupuk Bersubsidi.

Mulai dari hulu hingga hilir. Dugaan ini muncul, karena setiap tahun, permasalahan pupuk bersubsidi tidak pernah menemukan solusi. Pupuk yang HET-nya Rp 225 ribu dijual antara Rp 500 hingga Rp 600 ribu/kw.

Yang sangat miris, ada Distributor yang menebus pupuk bersubsidi hingga 114%, sementara pupuknya langka. Ada pula Distributor yang menggunakan gudang garasi mobil, dan ada pula, di gudang sudah tidak ada pupuk lagi. (sam/zen)

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER