Plt. Bupati Bener Meriah Hadiri Kegiatan Upacara Memperingati Hari Amal Bakti Kementrian Agama Ke-73

MutiaraindoTV, Kabupaten Bener Meriah – Aceh. Dalam Rangka dilaksanakan upacara memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementrian Agama ke-73, yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Kemenag Kabupaten Bener meriah dengan tema “Jaga Kebersamaan Umat”. Bertindak selaku Inspektur Upacara Plt. Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi, serta selaku komandan upacara Ahmad Yani S.Pdi. Kamis, 03 Januari 2018 sekitar pukul 10.30 WIB.

Tampak hadir dalam kegiatan upacara memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Plt. Bupati Bener Meriah Tgk. H Sarkawi, Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli SH., SIK., M.Si, Dandim 0106/Aceh Tengah – Bener Meriah diwakili Pabung, Kapolsek Wih Pesam, Danramil Wih Pesam, Kepala Kemenag Bener Meriah, para Kepala Dinas, Badan dan Kantor, Keluarga Besar kantor Kemenag se-Kabupaten Bener Meriah, yang di hadiri 300 orang lebih peserta upacara.

Dalam acara tersebut Plt. Bupati Bener Meriah selaku Inspektur Upacara membacakan amanat meneteri Agama, menyampaikan “Tujuh puluh tiga tahun silam pada tanggal 03 Januari 1946.

Pemerintah membentuk Kementrian Agama sebagai bagian dari perangkat kehidupan bernegara apatas usul dari Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), membentuk Kementerian Agama dan mengangkat Menteri Agama yang pertama yaitu Haji Mohammad Rasjidi. “Tuturnya.

Dilanjut lagi, “pembentukan Kementerian Agama merupakan peristiwa penting dan bersejarah bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai negara religius yang nasionalis.

”Agama tidak dapat dipisahkan dari kehidupan bangsa dan negara kita, semangat dan motivasi keagamaan adalah sumber kekuatan bangsa dalam meraih kemerdekaan, mempertahankan kedaulatan nasional, dan menjaga keutuhan NKRI.

“Agama mendapatkan kedudukan terhormat dalam tata kehidupan masyarakat, sehingga dijadikan sebagai salah satu sumber pembentukan hukum nasional. Agama menjadi ruh kehidupan kebangsaan kita sesuai dengan dasar Ketuhanan Yang Maha Esa, ”ungkapnya

“Ditahun Politik ini janganlah menjadi saling adu domba dan saling benci sesama tingkatkan keharmonisan baik perorangan maupun kelompok. menegakan lima nilai budaya, yakni diantaranya sebagai berikut :

  1. Integritas.
  2. Proposionalitas.
  3. Inopasi.
  4. Tanggung Jawab.
  5. Keteladanan.

“Imbuhnya. (Pujo Prayetno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *