Pokmas Harapan Jaya Diadukan Pada Kejari Bondowoso

Mutiaraindotv.com, BONDOWOSO, JAWA TIMUR – Pemprov Jatim menganggarkan Proyek Peningkatan Jaringan Jalan Desa Karang Anyar Alas Panjang Kecamatan Klabang Kabupaten Bondowoso tahun Anggaran 2022. Sumber Dana berasal dari APBD Pemprov Jatim.

Pengaspalan lapen berlokasi di Dusun Bengkoh Toloh Desa Karang Anyar Alas Panjang. Proyek pernah viral di Medsos lantaran kontraktor tidak memampang Papan Nama di lokasi pembangunan.

Karena tidak ada Papan Nama, masyarakat tidak mengetahui anggaran yang digelontorkan pemerintah dalam proyek tersebut. Dan hal itu melanggar UU No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Dalam Pasal 52 disebutkan, bahwa setiap warga negara berhak untuk mendapatkan serta memperoleh informasi publik berdasarkan asas keterbukaan. Termasuk informasi anggaran pada proyek tersebut.

Namun Bupati LSM LIRa, Ahroji, SH mendapatkan data proyek yersebut. Dan saat ini sedang diadukan ke Kejari melalui Kasi Intel. Kejari akan menerima seluruh Laporan dan Pengaduan (Lapdu) dari masyarakat.

Roji, sapaan Bupati LIRa ketika dikonfirmasi media ini membenarkan telah melaporkan kasus pekerjaan proyek pengaspalan di Desa Karang Anyar Alas Panjang Dusun Bengkoh Toloh pada Kejari.

“Setelah petugas Intel Kejari melakukan Pulbaket ke Dusun Bengkoh Toloh Alas Panjang, ternyata proyek tersebut milik Pokmas Harapan Jaya yang dikontraktualkan,” kata Roji pada media ini senin, 21/11.

Sg, Ketua Pokmas, lanjutnya, Warga RT 07/01 dan Fr RT O4/01 Desa Karang Anyar Kecamatan Klabang mengakui proyek tersebut dari Pemprov Jatim yang dikelola oleh Pokmas Harapan Jaya.

Ditambahkan, sesuai aturan, harusnya proyek tersebut dikerjakan bersama anggotanya, bukan malah dikontraktualkan. Inilah yang membuat kami curiga ada niat tidak baik dalam pengerjaan proyek tersebut. (sam/zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *