TAMBANG DI DESA CURAH SURI SUDAH SEPAKAT DILANJUT

MUTIARAINDOTV.COM, SITUBONDO – Polemik pertambangan hasil galian C di Desa Curah Suri, Kecamatan Jatibanteng yang sebelumnya ada tuntutan perbaikan jalan oleh warga akhirnya menemukan titik terang. Setelah kedua belah pihak antara pengusaha tambang dan perwakilan warga di pertemukan oleh tim Kabupaten Situbondo di wilayah Desa Curah Suri, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo, Jum’at (31/12/2021).

Pemilik usaha pertambangan hasil galian C di Desa Curah Suri, H.Huda kepada awak media menjelaskan, bahwa setelah dilakukan mediasi bersama, antara kami (pemilik usaha tambang, red) bersama warga Desa Curah Suri, kemarin itu dipimpin oleh tim dari Kabupaten dan dihadiri oleh pihak Forkopimka, penambang serta warga sekitar akhirnya menemukan kesepakatan bersama.

Sambung dia, hasil dari kesepakatan antara warga dan pemilik usaha pertambangan yang meliputi aktifitas tambang galian C di Desa Curah Suri, Kecamatan Jatibanteng tetap boleh beroperasi serta pihak penambang sanggup akan memperbaiki jalan yang rusak tersebut.

” Memang sebelumnya ada warga yang menolak aktifitas pertambangan hasil galian C. Namun sebelum jalan diperbaiki, hal tersebut persoalan hanya miskomunikasi saja, “ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan dia, Alhamdulillah polemik tambang di wilayah Curah Suri sudah dapat diselesaikan.

” Kami mewakili pihak penambang siap memperbaiki jalan yang rusak pada bulan April 2022. Tentu perbaikannya akan dilakukan secara menyeluruh dan bertahap sesuai dengan kesepakatan bersama, “jelasnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah Situbondo, Ir Sentot Sugiyono, M.Si, membenarkan jika persoalan tambang Curah Suri sudah menemukan solusi dan ada kesepakatan bersama antara kedua belah pihak, yaitu dari pengelola tambang dengan masyarakat sekitar.

” Persoalan tambang di desa Curah Suri sudah ada komunikasi atau kesepakatan antara penambang dengan warga, artinya sudah tidak ada persoalan dan aktifitas tambang tetap boleh beroperasi juga pelaku usaha tambang tersebut sepakat secara bertahap akan memperbaiki semua jalan yang rusak, “terang Sentot, Sabtu (01/01/2021) saat diwawancarai di Pendopo Kabupaten.

Dilain pihak, Heru Setiawan selaku Ketua PPLS Situbondo menambahkan, bahwa selama ini pengelola tambang hasil galian C di Desa Curah Suri selalu konsisten melakukan perbaikan jalan, bahkan menjadi contoh bagi penambang legal lainnya.

” Pemilik usaha tambang hasil galian C di Desa Curah Suri, wajib di contoh oleh para penambang lainnya di Kabupaten Situbondo. Sebab, pihaknya selalu sportif dan konsisten dalam menangani perbaikan jalan rusak, “pungkasnya. (Syam-Mam).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *