Polres Mura Berharap Masyarakat Jangan Muda Terprovokasi Oleh Oknum Yang Tak Jelas Statusnya, Terkait Sengketa Lahan Perkebunan

Mutiaraindotv, Musi Rawas – Sumatera Selatan, Pihak PT. BSC datang ke Sat Reskri Polres Musi Rawas, membahas tentang Dugaan Penghentian Aktivitas Perkebunan di PT. BSC oleh terlapor an. SANDI. Dengan upaya pelaksanaan Penyitaan BB berupa Bangunan/ Pondok yang didirikan di lokasi HGU milik PT. Binasain Cemerlang yang dilakukan oleh Masyarakat Suka Maju, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin.

Yang mana kejadian Pada hari Kamis tanggal 23 Januari 2020 sekira pukul 13.00 Wib. Telah berlangsung Mediasi terhadap Masyarakat Desa Suka Maju, Kecamatan Pelakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin.

Dalam hal tersebut Sat Reskrim akan melakukan Penyitaan BB, sehubungan dengan perkara Menghentikan Aktifitas Perkebunan milik PT. BSC yang berlokasi di PT. Binasain Cemerlang dengan Keputusan Pengadilan No. 17/Pen.Pid/2020/PN/Lubuklinggau, tertanggal 16 Januari 2020, terkait Ketetapan Izin Penyitaan.

Sebagaimana diketahui bahwa Masyarakat Sukamaju telah melakukan Aksi sebelumya
dengan cara mengklaim lokasi di lahan Kebun milik PT. BSC yang terletak di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan, di Blok D- 17, D- 18, E- 17 dan E- 18 seluas lebih kurang 292 Ha.

Adapun yang menjadi tuntutan masyarakat adalah bahwa Lahan Kebun milik PT. Binasain Cemerlang di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas. Menurut warga Masyarakat Desa Suka Maju, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin seluas lebih kurang 160 Ha adalah Lahan Usaha milik masyarakat yang dulu pernah berkebun disana dan belum pernah di Ganti Rugi oleh PT. Binasain Cemerlang.

Yang menghadiri dalam Mediasi tersebut diantaranya Kasat Reskrim Polres Mura AKP Rivo Lapu, S.I.K dan Pers Sat Reskrim, Kapolek Muara Lakitan IPTU M. Romi, SH, MH, Danramil Muara Lakitan Kapten M. Assad, Pihak PT. BSC an. Hilman, Kades Sukamaju an. Imam Ayatulloh dan jajarannya.

Dalam giat Mediasi ini pihak PT. BSC yang diwakilkan oleh Pak Hilman menjelaskan mengenai Sertifikat yang dikatakan oleh Masyarakat Desa Sukamaju merupakan Sertifikat yang diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin sebanyak 60 Sertifikat. Sedangkan Lahan yang dituntut setelah dicek ternyata berada di wilayah Kabupaten Musi Rawas.

Di cek melalui Kordinat tentang lokasi yang diclaim tersebut masuk wilayah Kabupaten Musi Banyuasin atau Kabupaten Musi Rawas. Sementara lokaai PT. BSC sesui dengan Koordinat berada di lokasi Kabupaten Musi Rawas dan HGU terbit dari Pemerintah Kabupaten Musi Rawas. Maka untuk memastikan Lokasi akan lebih baik jika kita sama – sama cek di Badan Pertanahan Nasional untuk mengetahui kebenarannya.

Atas mediasi tersebut sejumlah massa dari Desa Suka Maju, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Rawas yang melakukan Aksi Penolakan untuk dilakukan Penyitaan oleh Sat Reskrim Polres Mura sekitar 150 orang, yang berangkat menggunakan Sepeda Motor. Dan Masyarakat yang melakukan Aksi tetap mempertahankan haknya dan melarang upaya Penyitaan BB berupa Plang Dam Pondok yang telah didirikan di Kebun milik PT. BSC yang akan dilakukan Pihak Sat Reskrim Polres Mura.

Pihak Polres juga melarang Pihak Perusahaan untuk beraktifitas dalam melakukan Panen Buah Sawit yang terletak dilokasi Claim sebelum masalah lahan tersebut selesai. Dan jika ada Aktivitas dari Pihak Perusahaan di lokasi, maka pihak masyarakat tidak bertanggungjawab apa yang akan terjadi apabila Penyitaan dan Perusahaan memaksa untukk melakukan Panen itu tetap dilakukan.

Adapun upaya mediasi dan dialog oleh Kapolsek Muara Lakita tersebut dilakukan untuk memberikan Pemahaman Hukum kepada masyarakat di Desa Sukamaju. Sedangkan upaya dari Penyidik bedasarkan Srt Tap Sita dari PN Lubuklinggau mengingat berdasarkan Pengamatan masyarakat tetap bersikeras menolak apa yang akan dilakukan Penyidik Polres Mura.

Dan giat mediasi berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif dan masyarakat membubarkan diri sekira pukul 15.30 Wib kembali ke Lokasi Claim dan sebagian kembali ke Desanya. Melihat situasi dilapangan yang kurang kondusif dan akan terjadi penolakan dari warga, maka Kasat Reskrim dan Kapolsek menyimpulkan untuk menarik mundur, sehingga Rencana Penyitaan BB tersebut dibatalkan dan Personel Polri kembali ke Mako.

Akan tetapi tetap dilakukan pendekatan dan penggalangan terhadap masyarakat Desa Sukamaju Kec. Pelakat Tinggi, Kab. Musi Banyuasin dan terus berupaya memberikan pemahaman tentang tata cara penyelesaian Sengketa Lahan. Dan juga Peraturan perundang – undangan yang terkait, sehingga masyarakat yang kurang memahami permasalahan akan mendapatkan pemahaman tentang permasalahan yang terjadi.

Jika belum juga ditemukan solusi dalam penyelesaian Permasalahan tersebut, diharapkan untuk tidak melakukan upaya Penyitaan BB dilokasi yang dikhawatirkan akan mengakibatkan kerusuhan massa, bahkan terjadi adanya korban. Bila upaya Penyitaan BB tetap dilakukan, maka diharapkan untuk menugaskan Personel Polri dan dilakukan upaya Preventif utk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan.

Ada beberapa kendala dalam upaya mediasi dengan pelaku claim dikarenakan Masyarakat Claim lahan merupakan warga Kab. MUBA, sehingga menjadi hambatan/kendala dalam melakukan Pembinaan dan penggalangan. Namun unit IK Polsek Muara Lakitan dan Babinsa tetap berkoordinasi dengan Polsek Plakat Tinggi di Polres MUBA untuk berkoordinasi dengan tokoh yang berpengaruh di Kec. Plakat Tinggi.

Adapun upaya yang dilakukan Kapolsek Babinkamtibmas dan Danramil serta Babinsa Muara Lakitan akan terus melakukan penggalangan dan akan membuka dialog dengan perwakilan masyarakat. Dengan tujuan agar masyarakat bisa memahami tugas dari Penyidik dalam menindaklanjuti Laporan yang ada. Sehingga diharapakan tidak terjadi penolakan pada saat akan melakukan Penyitaan untuk proses Sidik.

Yang mana Pihak Polsek Muara Lakitan selalu siap memfasilitasi penyeselaian lahan sampai permasalahan tersebut terselesaikan dan akan mengawal masyarakat, apabila hak mereka Dikuasai oleh Pihak Perusahaan degan menunjukkan Hak yang dimiliki. Dengan harapan masyarakat jangan Muda Terprovokasi oleh Pihak lain yang Mengaku ngaku bisa menyelesaikan masalah, yang mana statusnya dari Lembaga tidak bisa di pertanggungjawabkan.

Dan Phak Polsek Muara Lakitan mengharapkan kerjasama dari masyarakat untuk mendukung giat Polres dalam rangka Penyitaan BB di Lokasi HGU PT. BSC. Serta selalu berkoordianasi dengan Sat IK Polres Musi Rawas dalam upaya Pengggalangan dan Deteksi dini terhadap kegiatan tersebut. (Mitv SumSel).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *