Polres Mura Mulai Menerapkan Kitab Kuning Bagi Personel

Mutiaraindotv, Muara Beliti – Musi Rawas, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat mencalonkan diri pernah menyatakan bakal mewajibkan Anggota Polri untuk mempelajari Kitab Kuning.

” Hal tersebut dilakukan untuk mencegah perkembangan Radikalisme dan Terorisme, merujuk situs resmi Nahdlatul Ulama “.

Kitab Kuning adalah sebutan untuk Kitab-kitab klasik karya para Ulama-ulama terdahulu yang merupakan salah satu elemen utama dalam Pengajaran di Pesantren NU.

Maka dari itu, Polres Musi Rawas, mulai menerapkan dan mempelajari Kitab Kuning melalui Kajian Kitab Kuning di Musolah Ar-Rahman Mapolres Musi Rawas.

Kapolres Mura, AKBP. Efrannedy, S.I.K, membenarkan hal tersebut, bahwa di Mapolres Mura telah dilakukan Kajian Kitab Kuning yang dipimpin langsung oleh Kyai Usman Syafei.

” Gagasan ini berasal dari para Ulama-ulama yang pernah ia temui. Atas dasar saran itu, Program wajib belajar Kitab Kuning kepada Personel “.

Tentunya baik di eksternal maupun internal itu saya yakini apa yang disampaikan kawan-kawan ulama itu benar adanya, kata Kapolres.

Kapolres juga menjelaskan, dalam Pencegahan Radikalisme, Personel juga bakal mengutamakan moderasi beragama dalam upaya mencegah berkembangnya paham Radikalisme.

Salah satu caranya ialah dengan menggandeng sejumlah Tokoh Agama, Organisasi Masyarakat (Ormas), Tokoh Masyarakat, hingga Komunitas Sipil.

” Jadi perlu kolaborasi dengan para Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Ormas berbasis Agama, dan para pemangku kepentingan lainnya termasuk melibatkan para ahli dan warga Sipil “, jelas AKBP Efrannedy.

Kepolres juga berharap, dengan diadakan Kajian Kitab Kuning ini setidaknya bisa lebih mendalami Agama, serta meningkatkan Imam da Taqwa.

” Dan yang paling penting, upaya untuk Pencegahan dari Paham Radikalisme serta meningkatkan tali silaturahmi dengan Tokoh Agama, Ormas-ormas dan Masyarakat “, tutupnya Kapolres. (rls_021).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *