Polres Situbondo Selidiki Kematian Remaja di Arjasa

SITUBONDO, Seorang pemuda di Kecamatan Arjasa Situbondo dilaporkan meninggal dunia diduga akibat mengkonsumsi minuman keras (miras) oplosan. Korban seorang remaja berusia 15 tahun itu diketahui 2 hari sebelumnya melakukan pesta minuman keras oplosan bersama 11 orang kawannya.

Plt. Kapolsek Arjasa Iptu Adri Yumantoro melalui Kasi Humas Iptu Achmad Soetrisno membenarkan adanya seorang remaja yang meninggal dunia di Desa Arjasa Kec. Arjasa Kab. Situbondo. Menurut infromasi yang diterima, sebelumnya korban bersama kawan-kawannya pesta minuman keras oplosan yakni alcohol dicampur minuman berenergi.

“ Setelah pesta miras pada tanggal 16 November 2022, korban sempat tidak sadarkan diri selama 2 hari kemudian tanggal 18 November 2022 oleh keluarganya dibawa ke Puskesmas Arjasa dan dirujuk ke RSUD Abdoer Rahem Situbondo kemudian meninggal dunia dirumah sakit “ terang Iptu Achmad Soetrisno, Minggu (20/11/2022)

Selain itu lanjut Kasi Humas Iptu Achmad Soetrisno, Kapolsek Arjasa Bersama tokoh masyarakat setempat takziah kerumah korban sekaligus menggali keterangan dari pihak keluarga terkait kejadian yang menimpa anaknya, namun belum bisa dipastikan penyebab kematian korban apakah berkaitan dengan miras atau bukan.

” Kejadian ini dalam proses penyelidikan Polres Situbondo, penyebab meninggalnya karena miras atau apa? Kami tidak tahu. Jadi, Kami tidak berani mengatakan ini karena miras karena harus didukung keterangan dan bukti. Sedangkan untuk pihak keluarga sudah menerima dengan ikhlas kejadian ini ” jelasnya

Kasi Humas Iptu Achmad Soetrisno menegaskan bahwa Polres Situbondo dan Polsek Jajaran intens melakukan upaya pencegahan miras dengan patroli razia, maupun melakukan edukasi sosialisasi melalui para Bhabinkamtibmas tentang bahaya minuman keras.

Ditambahkan, bahwa peran serta ornag tua, pihak sekolah, masyarakat dilingkungan masing-masing ikut berperan dalam meciptakan keamanan, ketertiban dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat termasuk memberantas penyakit masyarakat (pekat) salah satunya minuman keras.

“ pihak Kepolisian akan terus meningkatkan patroli Razia miras, edukasi kepada masyarakat terutama remaja dan pemuda agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali dikemudian hari “ tandasnya. (dra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *