Potret Realita Asnawati Janda Anak Dua Berpenghasilan Minim Sabar Merawat Ibunya

Potret Realita Asnawati Janda Anak Dua Berpenghasilan Minim Sabar Merawat Ibunya

MutiaraindoTV, Kabupaten Batu Bara – Sumatera Utara. Tuntutan yang di dalami Asnawati (46 Tahun) dalam menghidupi kebutuhan dari Keluarga tidak dapat dielakan olehnya, berbeda yang dialami oleh Asnawati tidak seperti kaum hawa lainya. Sekaligus berperan sebagai kepala rumah tangga, janda dengan dua anak yang tinggal dirumah gubuk , Lima Puluh. Senin, 08 Maret 2021.

Di Dusun Tiga Desa Air Hitam, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, dirinya tinggal bersama dua anak dan Ibunya Khadisa (80 Tahun) tua rentah mengalami kebutahan sejak 6 tahun lalu. Asnawati seorang ibu dari dua anaknya, sekaligus menjadi ayah seharinya harus bekerja keras untuk menafkahi keluarga kecil yang tercinta.

Kegiatan yang sehari hari ia tekunin mencari lidi kelapa sawit dengan hasil dari penjualanya Rp. 15.000,- (Lima belas ribu rupia), selain itu Asnawati mengaku meyisikan waktunya mencari upahan untuk membuat kain tenun kepada tetangganya dengan kerja borong satu kain tenunya diberi upah Rp. 70.000,- (Tujuh puluh ribu rupia).

Sangat miris sekali dengan pendapatan yang minim ia bisa menafkahi kedua anak dan ibunya yang tidak bisa melihat, kebutuhan hidup yang cukup pahit dialaminya namun tidak menyurutkan Asnawati untuk berbuat dengan hidup seala kadarnya.

Dijelaskan Asniwati untuk mendapatkan uang hasil dari tenunya sebesar Rp. 70.000,- (Tujuh puluh ribu rupiah) ia harus menunggu selama sepuluh hari untuk proses penyelesaian 1 helai kain, meski demikian Asnawati mengaku tidak pernah ngeluh dengan kondisi dan beban hidup yang harus ia pikul.

Selain itu Asnawati juga mengaku pernah mendapatkan uang, atau bantuan lain berbentuk beras dari orang orang yang prihatin dengan kehidupannya. Asnawati juga sangat berharap penuh kepada pemerintah Kabupaten Batu Bara, agar sudi kiranya punya perhatian khusus terhadap saya untuk dapat menyalurkan bantuan bedah rumah gubuk tempat tinggalnya.

Kapolres Batu Bara, AKBP H. Ikhwan Lubis SH., MH salah seorang terpanggil, mendengar yang merasa prihatin dengan kehidupan Asnawati dan kedua anaknya serta ibu.

Ia meluangkan waktu untuk berkunjung ditempat kediaman Asnawati dan ibunya, kunjungan beliau sangat prihatin dengan melihat kondisi kehidupan janda dua anak tersebut. Yang senantiasa membagi waktunya mencari nafkah, apa lagi merawat ibu yang sudah tua rentah dan tidak bisa melihat.

Kapolres mengatakan kepada wartawan, ” saya tidak bisa untuk membayangkan betapa sangat sulitnya kehidupan yang dirasakan Asnawati. Seorang wanita yang berstatus janda dan tidak mempunyai pekerjaan tetap, dimana dirinya harus membagi waktu, untuk bekerja, merawat anak, dan juga merawat ibunya.

” Kalau bukan kita untuk berbagi kepada keluarganya siapa lagi, “pungkasnya.

Kedatangan Kapolres yang didampingi oleh, Kasat Binmas dan Paur Humas Polres Batu Bara disambut baik oleh Kades Air Hitam memberikan bantuan berupa paket sembako dan uang tali asih kepada Asnawati dan Ibunya.

Kapolres ini juga berjanji dalam waktu dekat akan merenipasi rumah tenun yang ia milik, bangunan yang lebih maksimal sehingga ia dapat bekerja dengan nyaman sekalipun dalam kondisi panas dan hujan. (Gatot-Ab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *