Program IBM Kotaku Disorot LSM IGM Bondowoso

Mutiaraindotv.com, BONDOWOSO, JAWA TIMUR – Program Infrastrukur Berbasis Masyarakat (IBM) Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), di Kelurahan Dabasah, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso pengerjaannya dinilai kurang baik. Sehingga dipertanyakan oleh Johan OB, Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Internal Goverment Watch (IGW) Bondowoso.

“Anggarannya cukup besar, Rp 750 juta tiap kelurahan/desa. Anggaran ratusan juta tersebut untuk pembelian bahan 75%, upah kerja 20%, dan sisanya 5% operasional Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM),” kata Johan kamis 3/11.

Dari hasil investigasi, lanjutnya, ketebalan beton antara dinding saluran dengan lantai berbeda, yaitu 10cm dan 6cm. Bahkan bekisting hanya dibagian dalam saja, sedangkan bagian luar tidak ada, langsung tanah.

Ditambahkan, pengurangan konstruksi ini terjadi karena lemahnya pengawasan dari Penanggungjawab IBM KOTAKU dan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PRKP dan CK).

Akibatnya, pengerjaan proyek ini tidak sesuai dengan Pedoman Umum (Pedum) Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Tehnis (Jiknis)  dari Program Infrastruktur Berbasis Masyarakat Kota Tanpa Kumuh tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Heru Dwi Santoko, Ketua LPM Kelurahan Dabasah mengatakan, dari awal perencanaan sudah melibatkan masyarakat sertempat dalam forum musyawarah.

“Seluruh Juklak dan Juknis sudah dijalankan dalam pembangunan proyek ini. Pengawas dan pendamping terus melakukan pengawasan dan pendampingan,” kata Heru, sapaannya (sam/zen).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *