Proyek Jalan Menelan Dana 73 Milyar, Baru Lima Bulan Diresmikan Sudah Mulai Hancur

Mutiaraindotv, Sekayu – Musi Banyuasin, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus berupaya mensosialisasikan Pembangunan Jalan dengan menggunakan Aspal Karet. Hal ini pula akan meningkatkan Perekonomian para Petani dan pendapatan pun meningkat guna untuk Kesejahteraan Rakyat Musi Banyuasin hal ini pula di ungkapkan Oleh Bupati Musi Banyuasin H. DodI Reza Alex Noerden. Ketika Peresmian Jalan Desa Sido Mukti (SP-I) Kecamatan Plakat Tinggi menuju Desa Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman. Proyek jalan yang selesai pembangunan pada Tanggal 19 Desember 2018 yang lalu. Senin, 27 Mei 2019.

Pantauan Tim Mutiaraindotv di Lapangan Jalan tersebut merupakan Jalan Penghubung antara Kecamatan Plakat Tinggi menuju Mangun Jaya. Dikarenakan Jalan Akses yang paling terdekat untuk Berinvestasi bagi masyarakat yang sering keluar Desa untuk mencari kebutuhan hidupnya sehari – hari. Akan tetapi sangat di sayangkan Jalan Cor Beton tersebut sudah mulai Hancur Kurang Lebih 500 Meter. Padahal Proyek Jalan Cor Beton tersebut menelan Anggaran Dana sebesar  Rp.73 Millyar, yang dikerjakan oleh PT.Bangka Cakra ditahun 2018.Sementara Martono, Warga Desa Sido Mukti ketika di temui Tim Mutiaraindotv di kediamannya mengatakan Jalan ini baru Lima Bulan di Bangun Pak, akan tetapi mulai rusak lagi. Jadi untuk Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin di mohon untuk meninjau hasil pembangunan Jalan ini sesuai atau tidak dengan Standar Kontruksi. Jangan sampai Pembangunan itu seperti Proyek Abal – abal, kami selaku masyarakat berharap dengan Pemerintah Daerah terkhusus Bupati Muba benar – benar lah dan sesuai dengan aturan. Kami Masyarakat juga selalu membayar Pajak Penghasilan bukankah orang bijak taat Pajak, apalagi Jalan di KM.11 menuju Desa Sidorahayu ( B-2 ) sudah hancur dimana – mana dan berlobang khusunya untuk Kecamatan Plakat Tinggi.

Ditambahkannya untuk permasalahan Listrik juga kami terlalu berat untuk membayarnya karena Perbulannya kami rata – rata mencapai Rp.400.000 lebih. Bagi saya sangat berat dan banyak Masyarakat yang memakai Listrik hanya 900 Watt terkadang tagihan listrik mencapai Rp. 300.000 Lebih. Dimohon untuk Listrik juga untuk Pemerintah Kecamatan Plakat Tinggi, tolong agar ini di selesaikan karena masyarakat banyak mengeluh kadang – kadang kerja sehari tidak cukup untuk membayar Listrik  dan bahkan Empat hari baru bisa bayar Listrik  (Tuturnya )
Sementara Redi Busyro warga Desa Mangun Jaya mengatakan Pembangunan Jalan Akses dari Kecamatan Babat Toman menuju Kecamatan Plakat Tinggi dari Tahun 2011 yang dimulai Pembangunan jalan dari tahun  2012, 2013, 2014, 2015, 2016 dan di tahun 2018 katakanlah 7 tahun lebih. Sehingga untuk Proyek Pembangunan Jalan sudah dianggarkan hanya untuk Jalan mencapai Rp.183 Millyar. Menurut kami apakah tidak berlebih – Lebihan Anggaran itu bahkan kami memintak agar, BPK terkhusus KPK RI dan BPKP, melakukan Audit secara Transparan dalam hal ini. Dalam pandangan secara Logis  pemikiran kami, ternyata banyak Proyek Jalan di Musi Banyuasin di Mark Up. Baik oleh Instansi OPD terkait dan juga Pelaksana Pekerjaan di Lapangan. Yang terjadi selama ini sepanjang Jalan yang dibangun. Apakah benar RAB Pembangunan itu menurut kami tidak benar itu selalu terjadi imbuhnya.
Di lain Pihak PLT Kadis PU – PR ketika Peresmian Jalan, Mengatakan bahwa Jalan Sido Mukti Kecamatan Plakat Tinggi  menuju Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman menghabiskan Dana Rp.183 Millyar, yang di mulai dalam penggaran dari Tahun 2011, 2012, 2013, 2014, 2015, 2016 dan di tahun 2018 bertambah Rp.73 Millyar. (Tim Mutiaraindotv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *