Proyek Jembatan di kampung Kerawang di duga Bakal Tidak sesuai Target Pekerjaannya

Mutiaraindotv.com |Takengon-

Pekerjaan proyek jembatan pengganti jembatan Simamora di kampung kerawang kecamatan Rusip antara di duga lamban dan tanpa plang bagaikan proyek siluman.

Sebelumnya pihak media melintas di jalan penghubung antara dua kabupaten Aceh tengah- Pidie jaya tepatnya di kampung kerawang singgah di pekerjaan proyek tersebut melihat plang pagu kegiatan sebesar 5. 162. 600, bersumber dari APBN 2021, ni tampak jelas rekanan melakukan pembohongan publik dengan tulisan pagu sebesar 5 jutaan seharusnya 5.162.600.000.

Menurut pantau awak media di lapangan pekerjaan proyek tersebut lamban dan bertele tele, melihat dari proses datangnya besi jembatan yang baru datang dalam bulan November dan kemaren tanggal 7 Desember 2021 baru di pesiujek dan baru naik 2 besi melintang yang baru di pasang.

Apakah pekerjaan tersebut bisa selesai di akhir bulan ni menurut pengawas lapangan belum bisa menjawab dan waktu pihak media bertanya kepada pengawas kapan habis masa habis kontrak proyek tersebut, pihak pengawas enggan menjawab.

Menurut pihak media mengatakan Menurutnya, sesuai amanah Undang-Undang keterbukaan informasi publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, di mana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang di biayai negara wajib memasang papan nama proyek, di mana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.

“Pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan, “ungkapnya.

Saat pihak media kembali ke lapangan jelas tidak ada plang pagu tersebut atau belum terpasang atau belum di buat lagi, pihak media belum mendapat jawaban dari pihak pengawas dan pihak Rekanan Proyek jembatan tersebut sampe berita ini di tayangkan.(Dio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *