Puluhan Hektar Lahan Gambut Terbakar Tim Karhutla Turun Kelapangan

Mutiaraindotv, Kec. Karang Dapo – Kab. Musi Rawas Utara, telah terjadi Kebakaran Hebat di Bumi Berselang Serundingan, Kabupaten Musi Rawas Utara, yang menghanguskan Puluhan Hektar Lahan Gambut, ditanggapi cepat oleh Tim Karhutla MLM. Kamis, 12 September 2019.

Dimana Tim Karhutla Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), yang dipimpin langsung oleh Dandim 0406 MLM Letkol. Inf. M. Aan Setiawan, didampingi oleh Polres Mura AKBP Suhendro, Sik, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara Sarmidi, dan didampingi juga oleh pihak Perusahaan Dendi Marker meninjau langsung  titik lokasi Kebakaran.Keberangkatan mereka kelokasi menggunakan kenadaraan roda empat pada sekira pukul 09.00 wib menuju lokasi Kebakaran Lahan Gambut, dan pihak Perusahaan Dendi Marker, yang berada di Kecamatan Karang Dapo.

Dimana kebakaran tersebut telah terjadi sejak hari Rabu, 11 September 2019 kemarin, yang Diduga sengaja dibakar oleh oknum tak bertanggung jawab.

Dandim 0406/MLM Letkol. Inf. M. Aan Setiawan, saat dimintai keterangan membenarkan bahwa lahan yang dibakar tersebut adalah Lahan milik Perusahaan yakni Lahan Gambut yang kedalamanya satu meter sampai setenga meter.” Kebakaran tersebut telah menghanguskan Lahan Perkebunan Kelapa Sawit Produktif dengan luas 25 Hektar, untuk satu titik hospot “, jelasnya.

Berkaitan hal itu, pihaknya juga telah meminta kepada Pihak Perusahaan, agar melakukan Pemadaman maupun membuat kanal menggunakan Alat Berat supaya titil Api dapat dijinakan.

Mengenai kasus tersebut, pihaknya juga katakan adanya Indikasi Kebekaran yang disebabkan oleh tangan manusia yang tidak bertanggung jawab, dan hal tersebut telah ditindak lanjuti oleh pihak Polres Musi Rawas guna melaksanakan penyelidikan lebih lanjut.

” Adapun Dugaan sementara penyebab kebakaran, dengan kondisi kering saat ini, Api bisa jadi disebabkan dari potong rokok yang sengaja dibuang atau bisa jadi sengaja dibakar,” tegasnya.

Untuk itu, dirinya menghimbau dimusim kemarau yang sejak bulan Juli hingga Oktober ini, lebih panjang waktunya dari tahun belakang. Sehingga diminta jangan manfaatkan situasi kering ini oleh pihak-pihak terkait, kareana dengan Kondisi kemarau ini jangan sampai membuang potong rokok sembarangan.

Bisa juga ini terjadi ada Komplik antar Masa dengan pihak Perusahaan, bisa juga persaingan antara Perusahaan dengan Perusahaan jangan dilampiaskan dengan membakar karena dampaknya bagi masyarakat dan Kesehatan, pesanya.

Disinggung luasan yang telah terbakar sudah seluas 40 Hektar, ” Ada sekitar 40 Hektar lebih Lahan Yang Sudah Terbakar, baik itu lahan milik Perusahaan maupun lahan milik Perkebunan rakyat. Tapi sejak Juli kejadian kebakaran baru kali ini kebakaran yang paling luas dan terbesar, jelasnya.Sementara pihak Perusahaan sendiri Rawi Manejer Dendi Marker, mengatakan bahwa kebakaran tersebut tidak diketahui apakah dibakar atau terbakar. Yang pasti Api itu bukan berasal dari Kebun, akan tetapi berasal dari ladang masyarakat, sebab lahan Perusahan yang terbakar kurang lebih ada 6 hektar. ujar Rawi Manejer Dendi Marker.

Sedangkan Bupati Muratara H. M. Syarif Hidayat, mengatakan bahwa hasil dari Tim Pemerintah Daearah Kabupaten Musi Rawas Utara untuk kebakaran lahan gambut perusahaan sudah terbakar sekitar 15 Ha. Malam kemarain,  sudah turun kelapangan terus berupaya bersama Tim Karhutlah memadamkan Api bagi di titik api yang terpantau, kata H. M. Syarif Hidayat.

Lanjut Bupati, pihaknya menghimbau kepada warga agar jangan sembarangan membuang potong rokok dimusim kemarau saat ini. Dan untuk Kepala Desa juga telah kami sampaikan himbauan, agar menyampaikan kepada warganya agar jangan bermain-main Api di Musim Kemarau.

Disinggung mengenai Lahan yang dibakar tersebut, dirinya katakan bahwa hal itu sedang ditindak lanjuti pihak kepolisian. Jika terbukti benar maka akan diperoses hukum. ” Karena kebakaran yang disebabkan Sengaja dibakar maka Kena Undang-undangnya, tegasnya. (Pendim 0406).

editor ” Awi “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *