Puluhan Karyawan PHK Tidak Diberi Pesangon

USAI MELAKUKAN PENGADUAN : Puluhan karyawan PT Veva Indonesia, yang di PHK mendatangi kantor Dinas Ketenagakerjaan Situbondo. (Syam)

Mutiaraindotv.com, Situbondo – Puluhan karyawan yang mengaku dari karyawan PT Veva Indonesia mendatangi kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Situbondo karena di PHK oleh PT Veva, namun pihak perusahaan tidak memberikan pesangon, Senin (24/1/2022).

Sebanyak 20 karyawan PT. Veva mendatangi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Situbondo untuk mengadukan hak-haknya agar diberi pesangon setelah di PHK oleh perusahaan agar segera di selesaikan.

Samsul (34) warga Desa/Kecamatan Banyuglugur, mengaku, kedatangannya ke kantor tersebut, hanya mengadukan nasibnya yang sudah di PHK. Bahkan, jumlah karyawan yang telah di PHK oleh PT Veva tersebut, sebanyak 53 orang, namun yang datang ke kantor Disnaker hanya berkisar 20 orang lebih.

“ Kami datang kesini hanya ingin menuntut supaya dari sekian pekerja mendapatkan pesangon, karena kami dan teman teman sudah satu tahun menunggu namun belum juga dapat pesangon dari perusahaan, masak kami cuma disuruh bekerja tanpa mendapatkan bayaran, padahal kami dan teman-teman sudah bekerja beberapa tahun tidak mau dikasih pesangon, ”ujar Syamsul.

Kepala Bidang (Kabid) hubungan industrial, Ewilda Rubi mengatakan, bahwa kedatangan dari beberapa karyawan tersebut, hanya menanyakan hak-hak yang timbul akibat putusnya kontrak dan juga yang non kontrak.

” Sebenarnya mereka kesini hanya ingin meminta solusi, jika nanti mereka tidak mendapatkan pesangon dari PT tersebut harus bagaimana dan biasanya kalau sudah di putus kontraknya dapat pesangon atau penghargaan apa, “kata Rubi.

Menurut Rubi, dengan adanya keluhan tersebut pihaknya akan mengkoordinasikan kepada PT tersebut, terkait dengan apa yang sudah menjadi permintaan hak-hak dari beberapa orang tersebut, setidaknya kita mengetahui tentang tanggapan dari PT tersebut.

“ Karena kita ini masih baru menerima pengaduan saja, untuk selanjutnya upaya yang kita lakukan adalah akan meluruskan persoalan tersebut dengan menghubungi pihak PT, ”jelasnya.

Rizki sebagai operasional PT
Veva saaat di konfirmasi menjelaskan, berkaitan dengan beberapa keluhan yang disampaikan beberapa karyawan tersebut, sebenarnya mereka belum di PHK. Tetapi pihaknya hanya memberikan pemberitahuan kalau masa kontraknya sudah berakhir pada tanggal 25 januari 2022.

“ Herannya, mereka sudah berhenti berkerja tiga hari sebelum tanggal 25. Nah sekarang kok malah membicarakan pesangon, kan mereka belum selesai masa kontrak. Sebenarnya mereka sudah menyalahi kontrak, jadi selama tiga hari mereka tidak bekerja kan sudah kami anggap mengundurkan diri dan itu sudah tertuang dalam peraturan perusahaan, ”pungkas Rizki. (Syam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *