Putih Sari Bersama BPJS – JKN – KIS Cabang Cikarang Hadir Di Desa Karang Anyar Untuk Giat Sosialisasi

MutiaraindoTV, Kabupaten Bekasi – Jawa Barat. Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Cikarang bekerja sama dengan Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) drg. Hj. Putih Sari, MM.

Arni Aryani Kepala Desa Karang Anyar mengatakan, “terima kasih atas kehadiran para narasumber di acara sosialisasi ini. Saya berharap masyarakat desa Karang Anyar sudah mempunyai BPJS, dari yang mandiri ataupun yang di bayarkan oleh pemerintah.

Warga Desa Karang Anyar sudah mencapai 70% mempunyai BPJS – KIS yang mandiri ataupun PBI.Untuk seluruh perangkat sampai Kepala Desanya juga sudah mempunyai BPJS secara keseluruhan, karena itu sudah ada Perdanya dari kabupaten Bekasi. “Ungkapnya.

Dedi Supratman yang mewakili Putih Sari menyampaikan, “Ibu Putih Sari menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir dalam acara ini di karenakan keadaannya masih kurang sehat. Beliau berpesan kepada saya untuk menyampaikan kepada para hadirin, untuk selalu menjaga kesehatan kita dan keluarga kita di rumah.

Lanjut Dedi, pentingnya kita mempunyai jaminan kesehatan, meskipun kita tidak mengharapkan sakit, kalau kita mempunyai BPJS otomatis harus membayar iurannya, nah iuran tersebut akan membantu untuk biaya saudara kita yang sedang sakit. Untuk biaya oprasi yang membutuhkan dana ratusan juta, butuh ribuan peserta BPJS untuk mendanai oprasi tersebut.

“Maka dari itu ibu Putih Sari berpesan jagalah kesehatan, agar kita tidak menggunakan BPJS tapi iuran yang kita bayarkan akan membantu saudara kita yang membutuhkan. “Pungkasnya.

Saya hanya menghimbau bapak dan ibu untuk mempunyai BPJS, bagi yang belum punya harus mengurus untuk berjaga jaga jikalau kita sakit, meskipun kita tidak mengharapkan sakit.

Hanya itu yang bisa saya sampaikan, nanti akan ada petugas kami yang akan memberikan materi sosialisasi BPJS.ucap Eri Endri Kepala Cabang BPJS Cikarang.

Arnold dari BPJS cabang Cikarang menyampaikan materi pemaparan, “BPJS ada dua jenis yang harus bapak ibu ketahui, BPJS mandiri ialah iurannya kita sendiri yang harus membayarnya sesuai kelas berapa kita terdaftar.

Sedangkan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi warga yang tidak mampu, dan biayanya di kafer/di bayarkan oleh pemerintah,dengan syarat saat daftar harus menyertakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Selanjutnya, untuk BPJS Mandiri peserta membayar sesuai kelasnya,untuk kelas tiga sebesar Rp. 35.000 ribu, untuk kelas dua Rp.100.000 ribu sedangkan untuk kelas satu sebesar Rp.150.000 ribu.

Masih kata Arnold, untuk peserta mandiri bisa beralih ke PBI dengan ketentuan menyertakan SKTM dari Desa setempat. Bagi peserta BPJS yang mempunyai tunggakan iuran selama bertahun tahun bisa beralih ke PBI.

Tapi harus melunasi terlebih dahulu tunggakan tersebut, apa bila mempunyai tunggakan selama lima tahun, peserta cukup membayar selama 2,5 tahun saja sesuai kelasnya. (Ali M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *