Rakyat Muba Menunggu Kehadiran KPK RI Dan BPK SumSel Untuk Menindak Lanjuti Kinerja PU PR, Terkait Infrastruktur Jalan

Mutiaraindotv, Kota Sekayu – Kab. Musi Banyuasin, Setelah viral pemberitaan di Media Mutiaraindotv.com, terkait Proyek Lanjutan Jalan Keluang menuju Talang Siku, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin. Senin, 08 Februari 2021.

Proyek yang telah menelan Anggaran Dana sesuai dengan Pagu sebesar Rp. 4.992.000.000, disesuaikan dengan HPS menjadi Rp. 4.987.627.861,62, APBD tahun Anggaran 2020 melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Musi Banyuasin.

Proyek lanjutan Jalan Keluang menuju Talang Siku tersebut dimenangkan oleh PT. Fajar Indah Satyanugraha, yang beralamat, Jalan Pahlawan XII Blok 3A – B Ruko, Gading Sentosa, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, dengan nilai Penawaran sebesar Rp. 4.887.685.432,63, namun ada nilai Negosiasi sebesar Rp. 4.886.585.000.

Sangat disayangkan sekali Proyek Lanjutan Jalan Keluang menuju Talang Siku hanya berumur 1 bulan lebih ini sebagian sudah hancur, retak, berlobang, bergelombang dan pengelupasan di sisi kanan kiri badan jalan. Dan juga proyek ini baru selesai dikerjakan di bulan Desember 2020, yang menjadi permasalahan lelang proyek tersebut dibuka pada tanggal 28 Juli 2020.

” Ketika di hubungi Tim Mutiaraindotv,  Afitni Junaidi Gumay selaku Ketua Komisi 3 Bidang Pembangunan Anggota DPRD Muba tertanggal 07 Februari 2021, melalui Via telpon selularnya sekira pukul 20.00 Wib. Saat di tanya tanggapan terkait Mega Proyek Lanjutan Jalan Keluang menuju Talang Siku yang sudah mengalami kerusakan dan hanya berumur 1,5 bulan “.

Yang telah menelan Anggaran Dana APBD Muba kurang lebih sebesar Rp. 47.5 Milyar, dari tahun 2017, 2018 dan 2020 yaitu :

  1. Di Tahun Anggaran 2017 RUP sebesar Rp. 30.000.000.000,- dengan Pagu sebesar Rp. 29.715.000.000,- dan HPS Rp. 29.000.000.000,-,
  2. Di Tahun Anggaran APBD Induk 2018 RUP sebesar Rp. 1.5 Milyar, dengan Pagu sebesar Rp. 1.450.000.000,- dan HPS sebesar Rp. 1.000.000.000,-,
  3. Di Tahun Anggaran APBDP 2018 sebesar Rp.11.000.000.000,- dan
  4. Di Tahun Anggaran APBDP 2020, RUP sebesar Rp. 5.000.000.000,- dengan Pagu sebesar Rp. 4.992.000.000,- dan HPS sebesar Rp. 4.987.627.761.62.

” Dan di Tahun Anggaran APBD Induk 2021, yang telah di tuangkan di RUP Dinas PU PR Muba sebesar Rp. 20 M. Waww cukup pantastis kinerja PU PR di bawah kepemimpinan Bupati dan Wabup Muba periode 2018-2022 “.

Penjelasan Ketua Komisi III M Afitni mengatakan bahwasanya pada tahun Anggaran APBD 2017 dan tahun Anggaran APBD 2018 saya belum menjabat sebagai Anggota DPRD Muba. Dan saya baru Lantik pada Tahun 2019, mengenai hal tersebut saya tidak mengetahui berapa besar Anggaran yang diperuntukkan untuk Jalan Keluang menuju Talang Siku 2017 hingga 2018, katanya.

” Ditambahakan Ketua Komisi III jangankan masalah Jalan yang rusak di Keluang menuju Talang Siku saja, akan tetapi Jalan Desa Teladan menuju Keluang saja sudah banyak yang rusak coba Tim Mutiaraindotv langsung menghubungi pihak Dinas terkait, untuk permasalahan ini, tutupnya.

Ketika Tim Mutiaraindotv, menemui  Asisten II Bidang Ekonimi dan Pembangunan Drs. M. Yusup Amilin, pada hari Senin, 08 Februari 2021 sore diruang kerjanya mengatakan akan memanggil Dinas terkait atas masalah Proyek Lanjutan Jalan Keluang menuju Talang Siku.

” Namun akan lebih baiknya, jika permasalahan ini dibuat laporan secara tertulis “, tutupnya terburu buru.

Setelah di UP berulang kali Proyek Lanjutan Jalan Keluang menuju Talang Siku, akhirnya pihak Dinas PU PR melakukan perbaikan atas jalan yang rusak tersebut. Akan tetapi sangat disayangkan kualitas dari perbaikan pun di pertanyakan Mutu dan bahan Aspal yang digunakan tersebut.

Hasil pantauan Tim Mutiaraindotv di lokasi Proyek Lanjutan Jalan Keluang menuju Talang Siku bersama masyarakat sekitar dimulai dari hari Minggu, 07 Februari – hingga Senin, 08 Februari 2021 pagi, bahwa hasil dari Perbaikan yang dilakukan pihak Dinas PU PR Muba, malah semakin lebih para. Dan tingkat kerusakan pun semakin bertambah di jalan yang baru dilaksanakan perbaikan.

” Menyikapi hal ini Tim tetap berharap kepada pihak BPK SumSel dan APH, agar segera memproses permasalahan ini dengan memanggil pihak Kontraktor dari PT. Fajar Indah Satyanugraha, dan Dinas PU-PR diantaranya KPA, PPK, PPTK dan Pengawas serta pihak Consultant Perencanaan “.

Sebab ini sesuai dengan stement dari PPTK dan Pengawas saat pertemuan dengan Tim Mutiaraindotv beberapa waktu lalu, bahwa permasalahan ini pak sedang ditangani pihak BPK dan APH di Sumatera Selatan, jadi kalau bisa berita dihapus saja, pintanya. (021_Tim).

editor ” Awi “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *