Rampungnya 100 % Sasaran TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2019 Kota Surakarta Di Tutup Oleh Dandim Solo

MutiaraindoTV, Kota Surakarta – Jawa Tengah. Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2019 di Wilayah Kota Surakarta sudah merampungkan sasarannya 100 %, dengan batas waktu yang ditentukan dari Komando atas selama 30 Hari dari Tanggal 11 Juli s.d 8 Agustus 2019. Kamis, 08 Agustus 2019.

Adapun Sasaran Fisik TMMD (TNI Mangnunggal Membangun Desa) berupa Pemasangan Pagar pengaman saluran primer RT. 03, 05, 06, 07 dan 08, Peninggian Talud RT. 07. Vol 12,75 m persegi dan Perbaikan talud dasar/ lantai RT. 06 (Cor Beton 23,76 m kubik dan bies beton 35 m).

Dan Sasaran Non Fisiknya, yaitu tentang Bela Negara dan Wawasan kebangsaan, Penanaman nilai nilai Ideologi Pancasila, Pencegahan penyalah gunaan Narkoba, Perda (Persertifikatan Tanah) dan sanitasi lingkungan, Implementasi Paud dan pemberantasan Buta aksara lanjutan, Pembentukan kampung KB dan pelayanan KB dan Penyuluhan pertanian dalam rangka mendukung program ketahanan pangan serta Program lingkungan bersih dan sehat.

Bertempat di Lapangan Kampus II AUB di Jalan Mr. Sartono No.97 Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta telah dilaksanakan Upacara Penutupan TMMD (TNI Mangnunggal Membangun Desa) Sengkuyung Tahap II Tahun 2019 di Kelurahan Nusukan Kec. Banjarsari Kota Surakarta Dandim 0735 Surakarta Letkol Inf. Ali Akhwan SE sebagai Irup dan Komandan Upacara (Danup) Kapten Inf. Edi Susilo (Danramil 04/Jebres).

Hadir dalam acara tersebut Ir. Ahyani M.A (Sekretaris Daerah Kota Surakarta), Rini Hartatie SH., MH (Kejari Kota Surakarta), Drs.Widi Srihanto M.M (Kadin pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Kota Surakarta), Mayor Cpm Mudhofar S.Pd (Wadan Denpom IV/4 Ska, Mayor Cpl Basuki (Pasi Wan Wil Korem 074/Wrt), Moyor (Sus) Makmur (Depohar 50 Lanud Adi Sumarmo), Kompol Demianus Palulungan (Kapolsek Banjarsari), Mayor Inf  Alfian Yudha Praniawan (Kasdim 0735/Surakarta), Lettu Inf. Adam Susanto (Grup 2 Kopassus), Para Pasi Kodim 0735 Surakarta, Jajaran Danramil 0735/Surakarta, Agus Utomo (Ketua STIE AUB Surakarta), Jajaran OPD Kota Surakarta, Muspika Kecamatan se-Kota Surakarta dan Tamu Undangan lainnya.

Untuk amanat dari Kasad dalam Penutupan TMMD (TNI Mangnunggal Membangun Desa) Sengkuyung Tahap – II Tahun 2019 yang dibacakan oleh Letkol Inf. Ali Akhwan, SE (Dandim 0735/Surakarta) yang intinya adalah TMMD ke-105 Tahun 2019 kali ini mengambil tema “Melalui TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”, akna yang terkandung dari tema tersebut adalah bahwa TNI bersama dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat, secara bersama – sama melaksanakan proses percepatan pembangunan terhadap fasilitas umum dan fasilitas sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selama satu bulan para Prajurit, Pemerintah Daerah dan segenap komponen masyarakat saling bahu-membahu bersama – sama menyelesaikan program TMMD (TNI Mangnunggal Membangun Desa) ke-105, kebersamaan ini merupakan sinergitas yang positif dalam menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan Negara.

TMMD (TNI Mangnunggal Membangun Desa) Reguler ke-105 Tahun 2019 ini, dilaksanakan secara tersebar di berbagai wilayah. Selain itu sebagai imbangan juga dilaksanakan TMMD (TNI Mangnunggal Membangun Desa) sengkuyung yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pembangunan sasaran fisik berupa pembangunan/rehab infrastruktur, sarana transportasi berupa jalan, jembatan, saluran irigasi, renovasi dan pembangunan rumah ibadah, sekolah, rehabilitasi rumah tidak layak huni serta pembangunan saranas anitasi warga.

“Selain pencapaian program sasaran fisik di atas, juga diimbangi dengan pencapaian sasaran non fisik berupa :

  • Penyuluhan Bela Negara.
  • Penyuluhan Bahaya Narkoba.
  • Penyuluhan Pertanian.
  • penyuluhan Peternakan.
  • Penyuluhan Kesehatan.
  • Dan Lain – Lain.

Dimana pembangunan non fisik ini sangat dibutuhkan dalam rangka membangun dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme masyarakat, dalam menangkal berbagai ancaman disintegrasi bangsa. (Pendim Solo-Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *