Berita TerbaruNusantara

Pamong Desa di Kabupaten Bekasi Dibekali Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara

×

Pamong Desa di Kabupaten Bekasi Dibekali Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara

Sebarkan artikel ini

Ratusan Pamong Desa di Kabupaten Bekasi saat mengikuti wawasan kebangsaan dan bela negara.

MutiaraIndoTV.com(CIKARANG) – Aparatur pemerintah tingkat desa diminta bisa menjaga situasi kondusifitas diwilayahnya.Para perangkat Desa juga perlu dibekali wawasan kebangsaan dan juga bela negara.

Rahmat Atong

Hal tersebut disampaikan Rahmat Atong, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( DPMD) usai kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara yang berlangsung di Bandung selama 4 hari.

“Hari ini bimbingan teknis wawasan kebangsaan dan bela negara diikuti 4 kecamatan dengan jumlah peserta 267 orang. Masing-masing desa dari 4 kecamatan itu mengirimkan perwakilannya sebanyak 10 orang yang merupakan perangkat desa,” Kata Rahmat Atong, Kamis (2/11).

Menurutnya, kepedulian bela negara harus terus diberikan kepada perangkat desa di Kabupaten Bekasi, untuk itulah pelatih dalam kegiatan ini memberikan arahan dan pemahaman pada mereka yang hadir pada kegiatan Bintek.

“Kita mungkin sudah banyak mendengar anak-anak kita tauran, bahkan terjadi dihadapan kita banyaknya geng motor. Juga di kantor dinas banyak yang gak perduli dengan kondisi bela negara. Dengan cara ini untuk membangkitkan kepedulian terhadap lingkungan dan negara. Bisa ikut menjaga kerukunan jangan sampai perpecahan diantara warga juga ikut menjaga gesekan antar kelompok ditengah lingkungan,”Harapnya.

Dengan Tupoksinya para peserta Bimtek wawasan kebangsaan dan bela negara dari para perangkat desa diwilayah masing-masing ini diharapkan meningkatkan rasa peduli pada warga dan kondisi diwilayahnya.

“Jangan sampai mereka cuek misalnya, itu bukan anak gue, itu bukan sodara gue, itu salah. Siapapun yang ada diwilayah kita, kita harus peduli. Disinilah tempatnya memupuk kesadaran dan membangun kebersamaan dilingkungan desa,” Paparnya.

Rahmat Atong membeberkan, kedepannya wawasan kebangsaan dan bela negara dilingkungan desa akan diarahkan pada keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan meningkatkan kepedulian kondisi dilapangan. (Dwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *