Reklame Tak Bayar Pajak Marak Di Situbondo

oleh -69 views

Sebuah Billboard/Reklame tampak kokoh terpasang dan diduga belum membayar pajak daerah.

MutiaraindoTV, Kabupaten Situbondo – Jawa Timur. Belasan Reklame yang diduga tidak bayar pajak sangat marak di Kabupaten Situbondo, hal tersebut sangat merugikan sekali dan mengurangi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Situbondo sangat minim.

Ironisnya, Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Situbondo tutup mata untuk menertibkan beberapa papan Reklame yang terpajang di Wilayah Kabupaten Situbondo yang masih belum membayar pajak.

Secara garis besar, reklame dibagi menjadi dua jenis yaitu reklame produk dan reklame non produk. Reklame produk adalah reklame yang isinya memuat tentang barang atau jasa, di mana tujuan pemasangan reklame tersebut adalah untuk keperluan promosi.

Sedangkan reklame non produk adalah reklame yang isinya semata – mata memuat nama perusahaan, bisnis, badan usaha, nama profesi atau nama usaha, termasuk logo, simbol atau identitas yang tujuannya agar diketahui oleh masyarakat umum.

Pantauan awak media MutiaraindoTV dilapangan, sebuah papan reklame ukuran besar milik salah satu pengusaha ternama di jalan Madura. Tepatnya di arah Simpang Empat Terminal Situbondo, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo masih tetap berdiri kokoh walaupun belum membayar pajak dan tidak ada stiker reklame ini belum membayar pajak.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Pajak dan Retribusi Daerah pada Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Pemerintah Kabupaten Situbondo, Lutfi Zakaria, SH saat dikonfirmasi awak media MutiaraindoTV membenarkan Reklame besar itu belum membayar pajaknya.

” Kami pihak BPPKAD sudah berusaha menagihnya, namun petugas kami sangat kesulitan untuk menemui pihak Owner Reklame tersebut. “Ujarnya.

Menurutnya, pajak reklame dipungut pajak atas penyelenggaraan reklame, bagi wajib pajak yang tidak memiliki izin dan pembayaran pajak daerah akan kita pasang stiker bahwa reklame ini belum membayar pajak.

” Jika tidak ditindak lanjuti reklamenya akan kita turunkan dan nanti kita akan bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja yang mempunyai tugas penegakkan perda, ”tegasnya. Selasa, 23 November 2021 kemarin siang.

Saya menghimbau bagi wajib pajak yang belum ada izin agar segera mengurus izin dan yang belum membayar pajak untuk segera bayar ke BPPKAD Kabupaten Situbondo melalui bidang pajak daerah dan retribusi daerah, “tutupnya. (Imam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.