Ricuh PDAM TB, Ketua AOB : Kinerjanya Jeblok Kok Diangkat Lagi

 

MutiaraIndotv.com. (Bekasi)-Kebijakan Bupati Bekasi memperpanjang masa jabatan Dirut PDAM Tirta Bhagasasi, Usep Rahman Salim untuk ke tiga kalinya menuai kontroversi  dimasyarakat. Pasalnya, kebijakan tersebut menabrak dua peraturan yaitu Permendagri No.2 Tahun 2007 dan PP No.54 tahun 2017.

” Kebijakan tesebut terkesan dipaksakan bahkan disinyalir berbau KKN,” kata Ketua Aliansi Orang Bekasi (AOB), H.Zaenal Abidin, kepada MutiaraIndoTV.com.

Menurut Ketua Aliansi Ormas Bekasi, Zaenal Abidin, kebijakan pengangkatan kembali Usep Rahman Salim seharusnya mengacu Permendagri No 2 Tahun 2007 tentang Perangkat Organisasi PDAM dan PP No. 54 Tahun 2017 tentang BUMD.

” Kebijakan Bupati dalam hal pengangkatan Usep Rahman Salim , sebagai Dirut  PDAM TB saya nilai cacat hukum, ” ujar H.Zaenal Abidin.

“Lalu, kenapa hal ini tetap dilakukan oleh Bupati,” tanyanya.

AOB menilai, kinerja Dirut PDAM Tirta Bhagasasi, Usep Rahman Salim selama dua tahun ‘jeblog’.

” Hutang PDAM Tirta Bhagasasi mencapai kurang lebih Rp 12O M kepada pihak ketiga,” katanya.

Kondisi ini, lanjut H.Zaenal Abidin, sangat memprihatinkan, padahal setiap tahun pemkab Bekasi menyertakan modal yang jumlahnya miliaran rupiah.

” Jangan sampai kondisi ini terjadi lagi di PDAM kita dimasa datang,” tukasnya.

Untuk itu, AOB kata H. Zaenal Abidin akan melayangkan surat ke Bupati terkait kebijakannya mengangkat kembali Usep Rahman Salim sebagai Dirut PDAM TB.

” Kami kecewa selama dua periode Usep Rahman Salim jabat Dirut PDAM, dan PDAM selalu merugi. Lagipula emang gak ada apa figur lain,” tutupnya. Dwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *