Sangat Disayangkan 15 Milyar Proyek Inclinator Bukit Sulap Yang Belum Berfungsi

Mutiaraindotv, Kota Lubuklinggau – Sumatera Selatan. Bukit Sulap yang berada di Ketinggian 700 – 800 Meter diatas Permukaan Laut, Yang merupakan salah satu Paru-paru jantung Kota Lubuklinggau berjarak kurang lebih 2 Kilometer dari Pusat Kota Lubuklinggau.

Yang telah ber ahli fungsi dan di Sulap menjadi Kawasan Wisata Alam oleh Pemerintah Kota Lubuklinggau, di Tahun Anggaran 2014 – 2017, yaitu dengan di bangunnya Fasilitas Inclinator dari Kaki Bukit sampai ke bagian atas Bukit Sulap.

Dengan menelan Anggaran Dana APBD dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2017 sebesar Rp. 15 Milyar, hanya untuk Pembangunan Inclinator di Kawasan Bukit Sulap. Dengan kondisi tak berfungsi sampai tahun 2019 ini.

Yang berlokasi di Jalan Bengawan Solo, Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan. Senin, 09 September 2019.

Adapun Anggaran yang sudah realisasikan mulai dari biaya kontruksi hingga selesai yaitu :

  1. Pembangunan Konstruksi Inclinator di Kawasan Bukit Sulap dengan Anggaran APBD 2014 sebesar Rp. 13 Milyar, tertanggal 21 Januari 2014 yang dikerjakan oleh PT. FERTAINDO PERKASA. Dengan Nilai Penawaran sebesar Rp. 12.805.326.000,
  2. Pembangunan Konstruksi Inclinator di Kawasan Bukit Sulap (Tahap III) dengan Anggaran APBD 2016 sebesar Rp. 1 Milyar, tertanggal 10 Juni 2016, yang dikerjakan oleh CV. Restu Bunda. Dengan Nilai Penawaran sebesar Rp. 989.540.000,
  3. Pembangunan Tangga Evakuasi Jalur Inclinator dengan Anggaran APBD 2017 sebesar Rp. 370 Juta, tertanggal 10 April 2017, yang dikerjakan oleh SARANA MANDIRI. Dengan Nilai Penawaran sebesar Rp. 367.493.000, dan
  4. Perbaikan Sistem Instalsi Elektrik Inclinator dengan Anggaran APBD 2017 sebesar Rp. 630 Juta, tertanggal 23 Mei 2017, yang dikerjakan oleh CV. Restu Bunda. Dengan Nilai Penawaran sebesar Rp 628.726.000.

Salah satu Pegawai Dinas Pariwisata yang egan disebut namanya mengatakan kami terkejut Atas Surat yang di sampaikan dari Dinas PU Tata Ruang Kota Lubuklinggau. Yang mana selama ini Unit Pengelola dari Inclinator Bukit Sulap, yaitu Dinas PU Tata Ruang Kota.  Sebagai Pengelola Inclinator menyerahkan sepenuhnya ke pada Dinas Pariwisata terhitung Maret 2018. Sebagai Pengelola dengan Kondisi Inclinator Rusak dan Aliran Listrik telah di Putuskan oleh pihak PLN Lubuklinggau.

Itu kan sama saja Dinas PU Tata Ruang Kota Lubuklinggau menjebak dengan menyerahkan Aset Negara dalam kondisi Rusak Total. Mana mungkin Dinas Pariwisata mau mengajukan Anggaran Perbaikan dan Perawatan dengan kondisi Anggaran APBD Induk sudah berjalan.

Tapi Walikota Lubuklinggau Pertahanan setelah dilantik akan segera memanggil Mekanik dari Surabaya tersebut untuk memperbaiki Inclinator tersebut. Mulai dari mengganti Kawat Seling dan Roda Rel Inclinator dengan sumber Anggaran berangkali dari Anggaran Dana Pribadi Walikota Lubuklinggau Prana Putra Sohe pak.

Sebab kalau menggunakan Dana APBD Induk atau Perubahan mana mungkin bisa dengan kondisi saat ini yang kabarnya Anggaran APBD Kota Lubuklinggau Minim, dengan permasalahan yang ada saja masih banyak harus diselesaikan.

Saat Tim Mutiaraindotv Survey ke Lokasi Inclinator yang berada di Bukit Sulap, Benar apa adanya keadaan Inclinator masih dalam kondisi Rusak dengan Aliran Listrik sudah di Cabut Pihak PLN Lubuklinggau.

Dan di rencanakan akan di pasang Jengset.l, serta Kawat Seling dan Roda Inclinator sebagai Penarik dan Penggerak Inclinator sudah Karat dan harus diganti. Kalau tetap mengunakan Alat yang ada, ya bisa menjadi bahaya bagi pengguna dan keselamatan diwilayah sekitar Inclinator tersebut.

Yang jadi pertanyaan kami Tim Mutiaraindotv kemana Anggaran Biaya Perawatan Inclinator yang ada di Dinas PU Tata Ruang Kota Lubuklinggau dari tahun Anggaran setelah Pekerjaan sudah 100 %. (Team MITV SumSel-Redaksi).

editor ” Awi “.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *