Sangat Disayangkan!, Masa Transisi Kepala Daerah Tanpa Pertanggung Jawaban Yang Jelas

MutiaraindoTV, Kabupaten Sitobondo – Jawa Tengah. Berakhirnya masa kepemimpinan bupati alm. Dadang Wigiarto – Yoyok Mulyadi yang dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2021 kemarin dilaksanakan tanpa ada pertanggung jawaban yang jelas, hal tersebut akan membuat rancu batas masa bhakti berikut pertanggung jawaban kepemimpinan, lebih lebih dalam hal pengelolaan anggaran, hal ini disampaikan oleh Nurul Ulum Aktivis Tolang Ngode yang mengatas namakan SM Prodeo (Sarekat muda pro demokrasi).

” Seharus nya yang melakukan atau minimal berinisiatif untuk melakukan pertanggung jawaban terhadap kepala daerah lama, adalah ketua DPRD sebelum serah terima jabatan kepada plh bupati Drs Syaifullah MM. Namun hal tersebut tidak dilakukan sehingga akan mengakibatkan rancu nya pengelolaan pemerintahan di situbondo, batas pertanggung jawaban kepala daerah lama dan yang baru nanti menjadi tidak jelas. “Katanya seperti yang disampaikan kepada awak media online ini.

Lelaki yang akrab disapa Vije ini menerangkan secara detail kepada wartawan MutiaraindoTV.com

” hal tersebut menjadi sangat penting agar garis demokrasi kepemimpinan di pemerintah kabupaten Situbondo menjadi jelas pertanggung jawaban publiknya, ” lanjutnya menambahkan

sebagaimana diketahui bersama dari berbagai media cetak maupun online bahwa acara serah terima jabatan bupati lama kepada Plh Bupati Syaifullah telah dilaksanakan pada tanggal 17 pebruari 2021 kemarin bertempat di lantai II pemkab Situbondo.

Sedangkan ditempat terpisah saat dilakukan konfirmasi kepada anggota DPRD kabupaten situbondo dari fraksi demokrat Hadi Prianto, melalui via pesan WhatsApp saat dimintai tanggapan pihaknya menyampaikan.

” Mas saya masih nyetir, memang Permendagri yang baru itu tidak mewajibkan untuk LKPD laporan keterangan pemerintah daerah masa akhir Jabatan. “Ujarnya melalui Voice Pesan WhatsAppnya. (F12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *