Satu Staf Dinyatakan Positif Covid-19, Kantor Kemenag Kabupaten Situbondo Ditutup Selama 14 Hari

Tampak Sepi, Kantor Kemenag Kabupaten Situbondo.
Tampak Sepi, Kantor Kemenag Kabupaten Situbondo.

MutiaraindoTV, Kabupaten Situbondo – Jawa Timur. Berawal dari seorang staf pegawai di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Situbondo, dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19), Kantor Kemenag Situbondo ditutup selama 14 hari.Keterangan yang berhasil dihimpun Wartawan Media MutiaraindoTV dilapangan, selama Kantor Kemenag Situbondo ditutup sementara, para pegawai diminta bekerja dari rumah atau work from home (WFH), selain itu, seluruh layanan juga harus menggunakan sistem daring atau online.

Kasubag Tata Usaha pada Kantor Kemenag Situbondo H. Chaironi Hidayat mengatakan, kebijakan penutupan selama 14 hari ini dilakukan, setelah salah seorang staf dinyatakan positif terpapar Covid-19.

“ Sehingga untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, status lockdown Kantor Kemenag ini diberlakukan selama 14 hari ke depan, terhitung mulai 8 April kemarin, ” kata H. Chaironi Hidayat saat dihubungi Wartawan Media MutiaraindoTV melalui WhatsAppnya. Kamis, 09 April 2020.

Menurutnya, selain itu, pemberlakuan status lockdown di Kantor Kemenag Situbondo juga menindaklanjuti surat dari Plt Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Situbondo, pada 7 April 2020 kemarin.

Surat tersebut keluar setelah salah satu staf Kantor Kemenag dinyatakan positif terpapar Covid-19, staf dimaksud diduga tertular saat mengikuti pelatihan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, beberapa waktu lalu.

Menurut H. Chaironi, selama penutupan, seluruh pegawai tetap bekerja, namun dari rumah. Semua layanan juga tetap berjalan dengan sistem daring atau online.

Namun jika ada layanan yang tidak bisa dilakukan dengan online, disiapkan dua opsi. Opsi pertama menunda layanan tersebut, hingga berakhirnya penutupan sementara.

Sedangkan opsi kedua, melaksanakan layanan dengan terlebih dahulu berkonsultasi dengan pejabat yang bertanggung jawab atas layanan itu, tapi tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan.

“Maka dari itu kami pajang nomor telepon sejumlah pejabat di depan kantor Kemenag,” katanya.

Selain itu, Kemenag Situbondo juga meminta semua pegawai yang merasakan keluhan pada kesehatan untuk segera melapor.

Selain itu, juga diminta segera memeriksakan diri ke Rumah Sakit atau Puskesmas terdekat, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Kami juga mengajak semua pihak selalu menjaga kesehatan fisik dan mental, melakukan ikhtiar semaksimal mungkin, serta berdo’a untuk kesehatan dan keselamatan semua,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, salah seorang staf Kantor Kemenag Kabupaten Situbondo yang masuk dalam klaster asrama haji Sukolilo Surabaya yang dinyatakan positif terpapar Covid-19. (Imam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *