Seakan Menantang Bupati, Mobil Siaga Desa Wonokoyo Di Gadaikan Kepada Tim Pemenangan 01

MutiaraindoTV, Kabupaten Situbondo – Jawa Timur. Sebuah Mobil Siaga Desa atau biasa disebut Sigap yang seharusnya selalu berada di Kantor Desa untuk pelayanan masyarakat yang membutuhkannya, malah tidak ada di Kantor Desa dan diisukan dititpkan ke salah seorang pengusaha oleh oknum si Kepala Desa.

Hal tersebut terjadi di Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur, yang mana si Kepala Desa pinjam uang Rp. 40 juta dengan jaminan menitipkan sebuah Mobil Siaga Desa jenis Suzuki APV.

 

Gonjang ganjing tersebut terjawab saat awak media MutiaraindoTV mengkonfirmasi langsung kepala desa wonoyoko berinisial Z, saat berada di ruangan Kantor Desa pada hari Jum’at 04 Juni 2021 lalu.

Awalnya awak media menanyakan kebenaran terkait isu Mobil Siaga Desa tersebut dan si Kepala Desa membenarkan hal tersebut, “benar Mas. mobil Siaga Desa itu saya jadikan jaminan untuk pinjam uang sebesar Rp. 40 juta, soalnya buat bayar Perangkat Desa. Saya mengaku salah mas, tapi hal itu saya lakukan semata – mata demi untuk membayar Perangkat Desa. “Ujar Kepala Desa Wonokoyo

Dikonfirmasi ditempat yang sama, Wahyudi selaku Sekjen PT. Teropong Post Jaya merasa geram dengan ulah si Oknum Kepala Desa tersebut.

” Mobil Siaga Desa tersebut, adalah aset Desa dan bukan aset Kepala Desa dan mobil Siaga Desa itu untuk kepentingan pelayanan masyarakat Mas. Bukan untuk di jaminankan buat pinjam uang, tentu itu sudah salah dan menyalahi aturan,” tutup aktivis muda asal Kabupaten Situbondo ini

Seakan menantang Bupati Situbondo Drs. H. Karna Suswandi M.M, Mobil Siaga Desa tersebut dititipkan dengan pinjam uang Rp. 40 juta rupiah, kepada Tim Pemenangan 01 Inisial EC.

Wahyu menuturkan “tidak akan main – main dalam kasus ini, pihaknya akan mendatangi Bupati Situbondo Bung Karna untuk memberikan semua bukti – bukti.

” Insyaallah hari Senin saya akan menghadap Bupati untuk memberikan bukti – bukti seperti kwitansi, serta foto Mobil Siaga Desa saat berada di kediaman inisial EC dan akan saya serahkan kepada Bapak Bupati agar mendapatkan Sanksi. ” Tegasnya. (Frengky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *