Sejumlah Petani Kopi Di Kabupaten Aceh Tengah Mendapat Bimbingan Teknis Pasca Panen

MutiaraindoTV, Kabupaten Aceh Tengah – Aceh. Untuk meningkatkan hasil bumi yang memadai serta melihat pasar perdagangan, anggota DPR RI Komisi IV Partai Demokrat dari dapil II Provinsi Aceh, Muslim Hakim SHI., MM bekerjasama dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia mengekar pelatihan bimbingan Teknis pasca panenen pengolahan (Hailidasi) pemasaran hasil perkebunan. Jum’at, 26 November 2021.

Acara yang diberi thema ” Membidik Pasar Ekspir Komoditas Perkebunan Kopi” tersebut berlangsung di lantai tiga Hotel Bayu Hill Kota Takengon, pada Jum’at 26 November 2021 dengan dihadiri oleh Koordinator Pasca Panen Derektorat Pengelola Hasil perkebunan pada Kementerian Pertanian Republik Indonesia Ir. M. Unggul Ametung M.SI, Plt. Kepala Dinas Perkebunan Aceh Tengah Sabrin S Sos, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Aceh Tengah A. Nir Ismail dan para peserta dari berbagai penjuru Kampung di Kabupaten Aceh Tengah.

Pelatihan bibimbingan teknis yang dibuka langsung oleh Anggota DPR RI Muslim Hakim S.HI., MM, melalui aplikasi Zoom Meeting tersebut berlangsung hikmat dan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Koordinator Pasca Panen Derektorat Pengelola Hasil Perkebunan pada Kementerian Pertanian Republik Indonesia Ir. M. Unggul Ametung M.SI kepada awak media ini mengatakan, “terselengaranya bimbingan teknis pasca panen tersebut atas kerja sama yang baik antara Komisi IV DPR RI dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Selain itu iya juga menjelaskan, pelatihan bimbingan teknis tersebut akan berlangsung selama dua hari, dimulai pada hari ini jum’at 26 dan akan berahir Sabtu 27 November 2021.

Iya juga mengatakan, “tujuan dari pelatihan tersebut adalah untuk memberi bekal kepada para petani khususnya di Kabupaten berhawa sejuk itu. Tujuan kita adalah untuk memberi bekal kepada petani untuk bisa mandiri, maju, modern dan mampu meningkatkan taraf hidup yang sejahtera. “Ucap Ir. M. Unggul Ametung.

Lebih lanjut, dengan adanya pendekatan dengan para petani kopi secara langsung kedepan diharapkan petani mampu melakukan pengolahan hailidasi  dan pemasaran prodak prodak perkubunan khususnya hasil perkebunan kopi. “Ujar Ir. M. Unggul Ametong M.SI. (Pujo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *