Seorang Nenek Mengamuk Karena Tidak Dapat Bantuan Beras

MutiaraindoTV, Kabupaten Mempawah – Kalimantan Barat. Viral video amatiran yang di unggah ke media sosial dengan dilihat 42,000 orang, warga yang mengeluhkan pihak aparat desa tidak merata dan adil dalam pembagian bantuan beras oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Desa Sungai Burung, Kecamatam Segedong, Kabupaten mempawah. Selasa, 14 April 2020.

Seorang nenek yang kurang mampu mendatangi pihak pembagian beras dari Kantor Desa Sungai Burung, mengeluhkan bahwa dirinya tidak mendapatkan bantuan beras. Sedangkan dirinya sudah beberapa kali di data dan juga sudah 50 Tahun, tinggal disitu belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah atau pun Presiden.

Padahal dirinya masuk dalam kategori miskin yang cuma bekerja sebagai mengering ikan hasil tangkapan nelayan, saat perseteruan itu oleh pihak Kantor Desa Sungai Hurung tidak terlalu menanggapi dan cuma berdiam untuk mereda agar tidak terjadi pertikaian yang lebih rumit, pada saat pembagian bantuan beras dampak dari Virus Corona (Covid-19).

Nenek itu juga mengatakan, bahwa semua warga yang berada di rukun warga itu adalah nelayan. Mereka ikut anjuran Pemerintah untuk berdiam diri dirumah dengan tidak melakukan aktivitas, tetapi untuk mendapatkam bantuan ini mereka tidak mendapatkan. Padahal nelayan adalah warga miskin dan kurang mampu, serta kami juga terkena dampak dari wabah Virus Corona (Covid-19) ini.

Video amatiran yang diunggah ke media sosial Facebook dengan akun GADIEZ MELAYU yang ditonton 42,000 orang, dimana warga disalah satu Rukun Warga Desa Sungai Burung mendatangi pihak pembagian. Yaitu : Aparat Desa, anggota Polsek Segendong dan pihak Babinsa Desa Sungai Burung.

Yang didatangi oleh seorang nenek mengamuk dan berkoar – koar kepada petugas, karena tidak memdapatkan bagiam beras bantuan dari Pemerintah Povinsi Kalimantan Barat.

Selain itu ada juga seorang ibu rumah tangga juga menyampaikan, bahwa untuk layak atau tidak dapatkan bantuan beras karena dampak Virus Corona (Covid-19) ini. Ada seorang ibu tua renta dan tinggal sendiri sampai saat sekarang juga tidak terdata oleh pihak Desa Sungai Burung.

Dan juga tidak mendapatkan bantuan beras dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, seorang ibu rumah tangga juga menjelaskan, bahwa di RT sebelah untuk pembagian beras bantuan ini.

Dibagikan secara merata dan tidak pandang siapapun, walaupun dalam pembagian beras bantuan itu tidak yang diharuskan tetapi bisa semua warga mendapatkan dan merasakan beras bantuan itu.

Ada lagi seorang pria berumur juga menyampaikan dalam video tersebut, bahwa pihak Kantor Desa tidak adil dan bijaksana dalam pembagian beras bantuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Harat dampak dari Virus Corona (Covid-19) ini.

Seharusnya pihak Desa Sungai Hurung itu harus jeli dan teliti serta turun ke setiap RT, untuk lakukan pendataan kembali agar benar – benar nantinya bantuan itu tersalurkan dengan tepat sasaran.

Dalam sitenggang yang terlihat dalam video amatiran tersebut, cuma terlihat aparat dari Polsek Segedong bisa menenangkan warga tersebut, sehingga sedikit meredam dari warga.

Untuk proses selanjutnya, pihak aparat dari Polsek Segedong mengarahkan hal ini kepada pihak yang lebih mengerti, dimana nantinya pihak dari Kantor Desa Sungai Burung dan warga akan duduk satu meja di Kantor Kecamatan untuk bisa bermusyawarah dengan baik dan mendapatkan jalan keluar dari permasalahan yang terjadi. (Mia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *