Siapa Berbohong, Kades Atau Pemilik Lapak ?

Mutiaraindotv.com, BONDOWOSO, JAWA TIMUR-Ribut-ribu soal ganti rugi rencana penggusuran lapak di Jalan Pujer Desa Sumber Salam Kecamatan Tenggarang memasuki babak baru. Setidaknya ada dua informasi yang berbeda terkait uang tersebut.

Versi pertama disampaikan oleh Kades Sumber Salam Mohammad Holis. Menurutnya, Siti Aminah pemilik lahan dibelakang lapak telah memberikan ganti rugi pada 7 orang. Masing-masing Rp 3 juta.

“Pemilik lahan telah memberikan ganti rugi Rp 21 juta. Uang tersebut diberikan pada 7 pemilik lahan yang ada didepan lahannya. Masing-masing mendapatkan Rp 3 juta,” kata Holis, sapaan Kades.

Sementara pengakuan salah satu pemilik lapak, Ags, para pemilik lapak menolak ganti rugi tersebut, hanya satu orang menerimanya. Tidak benar, 7 pemilik lapak telah menerima ganti rugi senilai Rp 3 juta.

“Memang ada tawaran dari pemilik lahan kepada pemilik lapak. Namun tawaran tersebut ditolaknya. Karena, area tersebut merupakan sumber mata pencahariannya,” kata Ags ketika dikonfirmasi wartawan.

Dikatakan, memang ada perjanjian antara Pemerintah Desa dengan pemilik lapak. Apabila lahan tersebut dibutuhkan oleh Pemerintah, harus bersedia digusur. Namun, karena yang minta bukan Pemerintah, tapi pemilik lahan dibelakang lapak, pedagang keberatan kalau digusur.

Sebelumnya diberitakan, Siti Aminah, pemilik lahan telah memberikan kompensasi pada pemilik lapak agar bersedia membongkarnya. Karena lahan miliknya akan di jual pada developer untuk dibangun perumahan.

Namun, pemilik lapak menolak melakukan pembongkaran. Akhirnya Siti Aminah mengadukan pada Satpol PP dan Damkar. Dilakukanlah pertemuan antara pemilik lahan dan lapak di Balai Desa Sumber Salam.

Sebulan kemudian, berdasarkan kesepakatan, Satpol PP dan Damkar akan melakukan penertiban, namun ditolak oleh pemilik lahan. Hingga berita ini dikirim ke redaksi, belum ada kepastian eksekusi pembongkaran lapak tersebut. (sam/zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *