Sosialisasi Pembangunan Keluarga Melalui Generasi Remaja Ceria, Saatnya Yang Muda Yang Berkarya

MutiaraindoTV, Kabupaten Bekasi – Jawa Barat. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Bekasi mengadakan sosialisasi pembangunan keluarga melalui Generasi Remaja Ceria di SMK Karya Pembaruan Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi. Rabu, 24 Oktober 2018.

Acara yang hadiri oleh Hj. Dr. Gigi Putih Sari anggota Dewan DPR-RI dari Partai Gerindra Dapil 9 Kabupaten Bekasi, Kabupaten Kawarang, dan Kabupaten Purwakarta. Drs. Yudi Suryadi MKes (BKKBN Propinsi Jawa Barat) H. Zaeni, Sekertaris Dinas DPPKB Kabupaten Bekasi, Perwakilan dari Kecamatan Karang Bahagia Bapak Ade SPD, Perwakilan dari Desa Sukaraya Bapak Syahroni, Ketua Yayasan Al-Muhajjirin, dan Kepala Sekolah SMK Suara Pembaruan Bapak Syarif Bunarif.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonersia Raya, setelah itu suguhan tari – tarian dari Siswi SMK Karya Pembaruan sebagai suguhan acara pembuka. Acara dilanjutkan dengan mendengarkan sambutan dari Sekertaris Dinas PTKB, yaitu H. Zaeni.

Dalam sambutannya beliau menekankan kepada generasi muda yang hadir, agar menghindari Narkoba, Minuman Keras, Sex Bebas, Pergaulan Bebas. karena itu semua akan merusak generasi bangsa, merusak anak muda. Bahkan pemicu utama nikah di usia muda, adik – adik semua yang ada di sini.

Kalian adalah generasi emas bangsa ini, belajar adalah tugas kalian, setelah lulus lanjutkan kuliah apa bekerja terlebih dahulu. Jangan lulus langsung menikah, karena menikah muda sangat rentan, banyak cobaan dalam rumah tangga pastinya kalau nikah muda.

Menikah harus dipersiapkan secara matang, jangan mengikuti hawa nafsu semata. Nikmati masa remaja kalian dengan hal – hal yang positif, nanti akan ada penyuluhan dari perwakilan BKKBN Kabupaten Bekasi. Yang akan menjelaskannya bahayanya pernikahan di usia dini, hanya itu yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat buat adik – adik sekalian.

Acara di lanjutkan dengan mendengarkan sambutan anggota Dewan DPR-RI dari Partai Gerindra Dr Gigi Putih Sari, dalam sambutannya beliau mengatakan. Untuk membangun rumah tangga itu butuh persiapan yang matang, dari segi pendapatan, sehat jasmani dan rohani. Intuk itu ada kriteria usia yang mapan, berapa usia yang mapan menurut anjuran pemerintah.

Usia mapan bagi laki – laki, adalah 25 tahun, sedangkan wanitanya 21 tahun. Di usia ini laki – laki maupun perempuan memasuki masa – masa subur, maka dari itu adik – adik yang ada di sini jangan nikah muda. Jangan nanti kalo nikah muda, terus punya anak sedangkan usia masih muda dan masih kepengen kesana kesini.

Masih ingin berkumpul dengan teman teman sebaya, yang ada keluarga di abaikan. Timbullah permasalahan permasalahan yang mengakibatkan perceraian, yang ada nanti di Bekasi ini banyak JAMUR, Janda di bawah umur di mana mana. “Candanya…

Pernikahan dini atau nikah muda akan banyak masalah di kemudian hari.karena kita masih labil, segala keputusan akan di dasari ego bukan dengan berfikir jernih. Makanya BKKBN Kabupaten Bekasi sedang gencar gencarnya mengkampanyekan Keluarga Berencana dengan Dua Anak Cukup, “pungkasnya…

Sebagai penutup perwakilan BKKBN Propinsi Jawa Barat Drs. Yudi Suryadi atau yang sering disapa Aa Yudi memberikan kata sambutan, sudah di utarakan semua oleh nara sumber di atas. Saya hanya menambahkan sedikit saja, ingat adik – adik sekalian. Kalian jangan nikah muda, pergunakan usia muda kalian dengan penuh pertimbangan.

Kalaupun nanti menikah ikutlah anjuran pemerintah, menikah bagi laki – laki usia 25 tahun, dan yang wanita usia 21 tahun. Ingat dua anak cukup, acara dilanjutkan dengan bagi – bagi doorprize kepada Siswa – Siswi dan Guru pengajar yang hadir. Doorprize berupa tv led, majig com, henphond, kompor gas. Zerta satu unit sepeda gunung diberikan panitia kepada peserta yang hadir, acara di akhiri dengan makan nasi kotak yang sudah di sediakan panitia. (Ali Mansyur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *