Sosialisasi Pengembangan Tembakau Sebagai Salah Satu Komoditi Unggulan Bener Meriah

 

Redelong-Mutiaraindotv.com Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah menggelar Sosialisasi Pengembangan Tembakau kepada sejumlah kelompok tani yang berasal dari 5 (lima) kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah. Sosialisasi berlangsung selama 2 hari mulai Senin, 1 s/d 2 November 2021.

Para peserta terdiri sejumlah petani yang tergabung dalam kelompok tani yang berasal dari masing masing kecamatan, yaitu kecamatan Permata, Bukit, Weh Pesam, Mesidah Timang Gajah dan kecamatan Pintu Rime Gayo. Acara Sosialisasi berlangsung di Aula Komplek Pemda Kabupaten Bener Meriah.

Kadis Pertanian dan Pangan Bener Meriah Ir. Nurisman menyatakan bahwa Sosialisasi terkait Budidaya Tanaman Tembakau bertujuan untuk kembali fokus pada tanaman yang sudah pernah di budidayakan oleh para leluhur masyarakat Gayo sejak jaman dahulu dan sampai saat ini masih berkelanjutan dgn menanam Varietas Lokal, walaupun dalam luasan yang terbatas.

Ia juga menambahkan bahwa tanaman Tembakau Varietas White Burley memiliki prospek pengambangan yang cukup baik di Dataran Tinggi Gayo dan sampai saat ini sudah mulai ditanam oleh petani yang ada di Kabupaten Bener Meriah. Artinya keberadaan tanaman tembakau masih menjadi salah satu primadona di samping Tanaman Kopi dan Hortikultura lainnya.

Untuk bisa mengembalikan kejayaan tembakau Bener Meriah seperti di masa lalu, Dinas Pertanian Kabupaten Bener Meriah terus berupaya melakukan langkah pengembangan melalui terobosan baru guna membantu para petani yang masih konsisten menanam tembakau. Sedangkan langkah- langkah menuju ke arah itu kita telah menjalin kerjasama dengan KPP Bea dan Cukai Lhok seumawe, agar para petani tembakau yang ada di kabupaten Bener Meriah masih dapat bertahan dan terbantu melalui sumber dana Transfer APBN Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau.

Ir. Nurisman berharap kedepan para petani tembakau yang ada di kabupaten Bener Meriah dapat meningkatkan produksi dan cukai tembakau, prosesing serta hasil penjualan tembakau yang dapat meningkatkan DBH dari Cukai Tembakau itu sendiri. Tentu dalam hal ini menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah.

Hal senada juga disampaikan oleh Kasi Pengolahan Perijinan dan Pemasaran Oetani Trisdawati SP, M.AP saat ditemui di sela sela pelaksanaan sosialisasi.
Disebutkannya, saat ini kita sedang memperkenalkan salah satu jenis tembakau kepada para petani yakni jenis tembakau White Burley.

Menurut Trisdawati tembakau jenis White Burley tidak terlalu sulit dalam hal pengolahan karena hanya butuh pengeringan dalam ruangan, kemudian terkait harga dan nilai jual di pasaran juga sangat menjanjikan bila di bandingkan dengan tembakau lokal yang biasa di tanam oleh petani di Bener Meriah. Saat ini kita sedang menjajaki pasaran di Kisaran Sumatera Utara.

Ia juga menyebutkan tentang bantuan yang di berikan kepada para petani melalui kelompok tani yaitu: Bibit, Saprodi Pupuk dan perlengkapan yang lainnya.[Nanda Rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *