Subdenpom V/3-5 Situbondo Gelar Sosialisasi Pengemudi Satuan TNI-AD

Mutiaraindotv.com, Situbondo – Subdenpom V/3-5 Situbondo menggelar acara sosialisasi pengemudi satuan TNI-AD atau ketentuan mengemudi bagi prajurit satuan jajaran wilayah Situbondo yang berlangsung di Kantor Subdenpom V/3-5 Situbondo Jl. A. Yani No. 79, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo kota, Kabupaten Situbondo, Selasa (15/02/2022).

Acara sosialisasi ketentuan untuk mengemudi atau berkendara bagi prajurit satuan TNI-AD dihadiri 15 driver prajurit TNI AD. Diantaranya driver anggota Kodim 0823 Situbondo, anggota Dodiklatpur Rindam V/Brw, Minvetcad V/21 dan anggota Subdenpom V/3-5 Situbondo.

“ Sosialisasi tentang ketentuan mengemudi atau berkendaraan bagi prajurit TNI ini, bertujuan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari dan terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas, ”jelas Dansubdenpom V/3-5 Situbondo Kapten Cpm Kusna dihadapan para prajurit TNI-AD.

Kapten Cpm Kusna, dalam arahannya menerangkan, bahwa ketentuan dalam mengemudi sudah diatur dalam undang-undang. Pengemudi harus menyiapkan atau memeriksa kendaraannya sebelum turun ke jalan.

“ Setiap jalan memiliki batas kecepatan paling tinggi dan ditetapkan secara nasional. Batas kecepatan paling tinggi ditentukan berdasarkan kawasan pemukiman, perkotaan antar kota dan jalan bebas hambatan, ”terangnya.

Sedangkan persyaratan pengemudi setiap orang yang mengemudi di jalan, sambung Kapten Cpm Kusna, wajib memiliki SIM sesuai jenis Ranmor yang dikemudikannya. Dalam pengemudi harus memiliki kompetensi mengemudi yang diperoleh melalui diklat.

“ Ketertiban dan keselamatan dalam mengemudi dengan wajar konsentrasi dan berprilaku tertib. Mematuhi ketentuan tentang persyaratan teknis dan layak jalan. Serta penumpang yang duduk di samping wajib menggunakan sabuk pengaman, ”terang Kapten Cpm Kusna.

Tidak hanya itu yang disampaikan Kapten Cpm Kusna, namun dia juga menjelaskan, pengemudi harus mengecek kendaraannya sebelum turun ke jalan, pengemudi juga harus dalam kondisi fisik sehat.

“ Sebelum berangkat ke jalan raya pengemudi juga harus memeriksa surat surat penting kendaraannya. Pengemudi sepeda motor wajib menggunakan lampu utama pada siang hari dan kecepatan pengemudi dilarang mengemudikan kendaraan melebihi batas kecepatan paling tinggi, ”jelasnya.

Ditambahkan Kapten Cpm Kusna, pengemudi prajurit satuan TNI juga harus mengerti atau menghargai terhadap pengguna jalan yang memperoleh hak utama. Diantaranya kendaraan pemadam kebakaran, kendaraan Ambulance, kendaraan Pimpinan RI dan iring-iringan pengantar jenazah.

“ Cara bertindak pertolongan dan perawatan kepada korban laka lantas, pengemudi wajib menghentikan kendaraan yang dikemudikan, memberikan pertolongan kepada korban, melaporkan laka lantas dan memberikan keterangan, ”pungkas Kapten Cpm Kusna dihadapan para prajurit satuan TNI-AD yang bertugas sebagai pengemudi. (Syam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *